Tegaskan Jabar Kandang Prabowo, Muzani Sebut Gerindra Bukan Partai Kos-kosan

Jum'at, 03 Desember 2021 - 17:18 WIB
loading...
Tegaskan Jabar Kandang Prabowo, Muzani Sebut Gerindra Bukan Partai Kos-kosan
Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan bahwa Jawa Barat merupakan basis suara Partai Gerindra dan Prabowo Subianto. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta seluruh elemen partai, mulai dari pengurus pusat hingga daerah, termasuk sayap partai, konsisten berjuang demi rakyat Jawa Barat. Dengan begitu, Provinsi Jawa Barat tetap menjadi basis kekuatan Gerindra pada Pemilu 2024 .

"Jawa Barat adalah kandang Prabowo . Jawa Barat adalah kandang Gerindra. Maka predikat ini harus dipertahankan pada Pemilu 2024. Caranya dengan terus berjuang demi rakyat Jawa Barat yang lebih baik. Kita harus terus meyakinkan rakyat Jabar bahwa Gerindra adalah pilihan tepat dan Prabowo presiden untuk 2024," kata Muzani saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) TIDAR Jawa Barat yang dikutip melalui keterangan pers, Jumat (3/12/2021).

"Karena itu, yang diperlukan partai politik untuk mempertahankan itu adalah konsistensi dengan tujuan yang mulia dan tulus serta tidak ada pembelokan di tengah jalan. Pembelokan ini yang kadang-kadang membuat kita sering nyasar dan tidak sampai pada tujuan kita," katanya.

Baca juga: Prabowo Dikelilingi 5 Jenderal Baru Angkatan Darat

Muzani mengatakan, Jawa Barat telah menjadi kandang Prabowo dan Gerindra sejak Pemilu 2014 hingga 2019. Peningkatan jumlah suara Gerindra di Jawa Barat begitu signifikan. Pada Pemilu Legislatif 2019, Gerindra berhasil mendapatkan 25 kursi di Jawa Barat.

Muzani mengatakan, pencapaian ini berkat rakyat Jawa Barat dan Gerindra berterima kasih atas pencapaian itu.
"Untuk mempertahankan pencapaian ini kita harus berterima kasih kepada rakyat Jawa Barat. Maka, cara berteri makasih kita harus kita sampaikan dengan tetap melaksanakan kerja politik yang konsisten. Membela rakyat Jawa Barat dalam suka dan duka, membela rakyat Jawa Barat dalam susah maupun senang. Dengan begitu, kita akan tetap menang, menang, dan menang," katanya.

Menurut Wakil Ketua MPR RI itu, perjuangan membela rakyat bisa dilakukan dengan cara-cara modern. Handphone, kata dia, saat ini telah menjadi senjata perjuangan politik modern. Handphone telah menjadi gaya hidup yang sangat dibutuhkan oleh setiap individu. Karena handphone saat ini telah memberikan pengaruh terhadap proses produksi, konsumsi, bahkan perilaku politik.



"Dengan handphone-mu yakinkanlah rakyat. Kenapa handphone? Karena handphone telah menjadi teman sejati setiap orang. Semua orang ketika bangun tidur, pertama kali yang dicari adalah handphone. Sebelum tidur pun yang diletakan terkahir handphone. Handphone telah menjadi segala-galanya. Perlilaku politik juga ditentukan oleh handphone. Perilaku konsumsi juga demikian, termasuk proses produksi saat ini dipengaruhi oleh handphone," kata Muzani.

Baca juga: Golkar Optimistis Elektabilitas Airlangga Mampu Saingi Prabowo di 2024

Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini menambahkan, Partai Gerindra bukanlah partai kos-kosan. Gerindra juga bukan partai yang bisa disewa seperti taksi yang bisa diarahkan sesuka penumpangnya. Untuk menghindari itu, Muzani meminta agar setiap kader muda Gerindra bersiap diri dalam regenerasi kepemimpinan partai di masa depan.

"Gerindra bukan partai kos-kosan. Gerindra bukan taksi yang bisa dicharter. Maka, untuk bisa mengisi kepemimpinan yang akan datang diperlukan regenerasi. Gerindra memerlukan kader-kader yang benar dan loyal. Sebab, kalau partai politik menyadarkan dirinya sebagai partai kos-kosan, maka partai itu akan rapuh karena tidak berakar pada rakyat," katanya.

Partai harus menyadarkan diri bahwa perjuangan tidak boleh berhenti setelah pemilu. "Itulah alasan kenapa kita membentuk organisasi sayap partai, supaya perjuangan ini terus bergerak dan berakar sampai ke lapisan paling bawah, sampai ke rakyat di kampung-kampung dan desa-desa," tutupnya.

Kegiatan Musda TIDAR Jabar turut dihadiri sejumlah elite Gerindra seperti Waketum M Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan, Ketua DPD Gerindra Jabar M Taufik, Ketua Umum TIDAR Aryo Djojohadikusumo, dan beberapa anggota DPR RI Gerindra dapil Jabar seperti Mulyadi, Obon Tabroni, Sodik Mujahid, dan Jefry Romdhoni serta jajaran DPP hingga DPD Gerindra Jawa Barat.
(abd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1489 seconds (10.55#12.26)