Polemik Pemecatan, Politikus Golkar Sarankan Sri Mulyani Datangi Pimpinan MPR
Kamis, 02 Desember 2021 - 08:21 WIB
loading...
Anggota Komisi XI DPR dati Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menyarankan Menkeu Sri Mulyani mendatangi Pimpinan MPR. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Desakan 10 Pimpinan MPR RI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani karena tidak menghargai MPR RI menuai polemik di masyarakat.
Menanggapi polemik ini, anggota Komisi XI DPR dati Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengajak semua pihak untuk melihat ini secara terbuka, tidak emosional dan kepala dingin. Karena saat ini, situasi berkaitan dengan anggaran tidak hanya MPR saja yang mengalami penurunan pagu anggaran, DPR dan DPD juga mengalami penurunan karena pandemi Covid-19.
Baca juga: MPR Minta Sri Mulyani Dicopot, Politikus PDIP Sebut Hanya Masalah Komunikasi
"Karena pandemi Covid-19 ini memberikan tekanan yang sangat berat kepada penerimaan negara. Diharapkan, pemerintah ada upaya-upaya yang serius dari sisi alokasi anggaran ini supaya tidak berlebihan," kata Misbakhun, Kamis (2/12/2021).
Politikus Partai Golkar ini juga dapat memahami ada program-program di MPR RI yang mungkin tidak bisa berjalan karena pengurangan anggaran tersebut. Tapi, hal ini harus menjadi upaya bersama dalam menentukan mana yang menjadi skala prioritas. "Mana yang menjadi hal-hal serius yang harus diutamakan dalam pelaksanaan (penganggaran)," imbuhnya.
Menanggapi polemik ini, anggota Komisi XI DPR dati Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengajak semua pihak untuk melihat ini secara terbuka, tidak emosional dan kepala dingin. Karena saat ini, situasi berkaitan dengan anggaran tidak hanya MPR saja yang mengalami penurunan pagu anggaran, DPR dan DPD juga mengalami penurunan karena pandemi Covid-19.
Baca juga: MPR Minta Sri Mulyani Dicopot, Politikus PDIP Sebut Hanya Masalah Komunikasi
"Karena pandemi Covid-19 ini memberikan tekanan yang sangat berat kepada penerimaan negara. Diharapkan, pemerintah ada upaya-upaya yang serius dari sisi alokasi anggaran ini supaya tidak berlebihan," kata Misbakhun, Kamis (2/12/2021).
Politikus Partai Golkar ini juga dapat memahami ada program-program di MPR RI yang mungkin tidak bisa berjalan karena pengurangan anggaran tersebut. Tapi, hal ini harus menjadi upaya bersama dalam menentukan mana yang menjadi skala prioritas. "Mana yang menjadi hal-hal serius yang harus diutamakan dalam pelaksanaan (penganggaran)," imbuhnya.