Ditanya Pilpres, Ridwan Kamil: Tak Mungkin Independen, 2022 Saya Masuk Partai
Rabu, 01 Desember 2021 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan kerja ada apresiasi dari warga, baik itu berupa pujian, komentar, maupun elektoral. Saya sudah haqul yakin kalau independen di level nasional tidak mungkin. Saya akan istikharah tahun depan masuk partai. Doakan saja," tutur Kang Emil.
"Kalau survei naik turun, saya meyakini kembali bahwa dukungan itu dari akumulasi kerja. Fokus aja kerja, tapi kalau ngomongin survei politik, terlalu jauh sekarang. Survei itu relevan kalau berpasangan, lebih realistis. Ini kontes berpasangan, bukan kontes individu," terangnya.
Meski begitu, dia mengapresiasi berbagai dukungan yang datang dari berbagai kalangan, agar dirinya maju dalam kontestasi Pilpres 2024.
Menurutnya, hal itu akan menjadi semangat baginya. Sebaliknya, jika ada kritik atau bentuk apresiasinya tidak baik, Kang Emil akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
"Saya tiap hari memperbaiki diri. Apakah survei jelek, saya evaluasi, kalau bagus, apanya yang bagus? Setiap hari harus ada perbaikan," ujarnya.
Untuk itu, Kang Emil mengaku enggan memikirkan mengenai siapa yang akan menjadi pasangannya jika dirinya jadi maju ke ajang Pilpres 2024 nanti, termasuk soal posisi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres).
"Kalau survei naik turun, saya meyakini kembali bahwa dukungan itu dari akumulasi kerja. Fokus aja kerja, tapi kalau ngomongin survei politik, terlalu jauh sekarang. Survei itu relevan kalau berpasangan, lebih realistis. Ini kontes berpasangan, bukan kontes individu," terangnya.
Meski begitu, dia mengapresiasi berbagai dukungan yang datang dari berbagai kalangan, agar dirinya maju dalam kontestasi Pilpres 2024.
Menurutnya, hal itu akan menjadi semangat baginya. Sebaliknya, jika ada kritik atau bentuk apresiasinya tidak baik, Kang Emil akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
"Saya tiap hari memperbaiki diri. Apakah survei jelek, saya evaluasi, kalau bagus, apanya yang bagus? Setiap hari harus ada perbaikan," ujarnya.
Untuk itu, Kang Emil mengaku enggan memikirkan mengenai siapa yang akan menjadi pasangannya jika dirinya jadi maju ke ajang Pilpres 2024 nanti, termasuk soal posisi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres).
Lihat Juga :