Cerita Ganjar Lahirnya Aplikasi Lapor Gub: Banyak Laporan Pungli

Rabu, 01 Desember 2021 - 19:34 WIB
loading...
Cerita Ganjar Lahirnya...
Ganjar Pranowo dalam seminar Peningkatan Pelaksanaan Reformasi Birokasi yang dihadiri Menkopolhukam Mahfud MD, Menpan RB Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Jakarta, Rabu (1/12/2021). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menceritakan awal mula dia menginisiasi dibangunnya aplikasi Lapor Gub. Aplikasi ini menjawab keresahannya terhadap pungutan liar ( pungli ) yang kerap terjadi di lingkungan pemerintahannya.

"Pertama kali saya jadi gubernur, saya melihat ada laporan masyarakat kepada kami, yang kemudian membuat repot," kata Ganjar Pranowo seminar "Peningkatan Pelaksanaan Reformasi Birokasi" yang dihadiri Menkopolhukam, Mahfud MD, Menpan RB, Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021). Baca juga: Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Survei Terbaru, Disusul Anies dan Ganjar

Ganjar mengatakan, rata-rata oknum di lingkup pemerintahannya bisa mendapatkan pungli Rp3 miliar setiap bulan. "Ini laporan masyarakat. Tidak banyak sih Rp10.000, Rp20.000 kemudian kita hitung bisa Rp3 miliar," jelasnya.

Atas dasar itu, dia berinisiasi menciptakan program pengaduan masyarakat berbasis website yakni Lapor Gub. Dengan begitu, masyarakat dapat melaporkan adanya pungli di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.

Menurutnya, program kerjanya itu juga mendapat langkah apresiatif dari pemerintah pusat. "Maka akhirnya dari sekian tahun, kita bisa mendapatkan penghargaan dari Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) tentang akuntabilitas kinerja," tuturnya. Baca juga: Pungli Merajalela, Tolak Kasih Uang Kencleng Sopir Truk Dianiaya hingga Babak Belur

Bahkan, Kemenpan RB memberikan nilai plus atas terobosannya memberantas pungli. "Tapi kita mau cari nilai AA ini, soalnya belum dapat ini kita pak, karena selama ini kita baru dapat A," tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Lima Satker TNI Raih...
Lima Satker TNI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi dari Kemenpan RB
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Rekomendasi
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved