Musda Demokrat Riau Kisruh, Kubu Moeldoko: Cerita AHY tentang Demokrasi Omong Kosong

Rabu, 01 Desember 2021 - 11:27 WIB
loading...
Musda Demokrat Riau...
Juru bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad menilai Musda Demokrat Riau yang ricuh menunjukkan cerita AHY tentang demokrasi di Partai Demokrat hanya omong kosong. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kubu Moeldoko mendapat bahan untuk menyerang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Riau yang digelar, Selasa (30/11/2021), diwarnai kericuhan. Bahkan sejumlah kader sampai membakar kaus Partai Demokrat lantaran kecewa terhadap AHY.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau Asri Auzar memutuskan keluar dari partai berlambang segitiga berlian tersebut. Ia kecewa DPP Demokrat pimpinan AHY menyetujui Musda V DPD Riau yang dinilai ilegal karena melanggar AD/ART Partai.

Juru Bicara KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko, Muhammad Rahmad menilai Partai Demokrat pimpinan AHY baru saja mempertontonkan demokrasi abal-abal di Provinsi Riau. "Musyawarah Daerah (Musda) dilakukan menggunakan tangan besi, tidak mengikuti AD/ART dan mengangkangi hak-hak konstitusi anggota," kata Rahmad, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: DPP Restui Usulan Jadwal Musda DPD Demokrat Sulsel

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan AD/ART Partai Demokrat, seorang Ketua DPD bisa saja diganti sebelum masa jabatannya berakhir karena hal-hal khusus. Penggantian itu dilakukan dalam forum Musyawarah Daerah Luar Biasa atau disebut Musdalub. Sementara jika pergantian karena SK masa jabatan akan berakhir, maka dilakukan dalam forum Musda.

"Yang dilakukan DPP Demokrat AHY di Riau adalah mengganti Ketua DPD melalui forum Musyawarah Daerah (Musda) padahal masa jabatan Asri Auzar, Ketua DPD Petahana itu sampai Oktober 2022. Menurut AD/ART, seharusnya dilakukan di forum Musdalub, bukan Musda," kata Rahmad.

Apa yang terjadi di Riau, kata Rahmad, adalah sebuah ironi. Sebelum dilengserkan AHY, Asri Auzar adalah Ketua DPD Demokrat Riau yang paling lantang membela dan menghujat KLB Deli Serdang. Setelah dilengserkan tanpa sebab yang jelas, Asri Auzar mengutuk orang yang melengserkannya, menyesal mendukung AHY, dan menyatakan keluar dari Partai Demokrat. Langkah itu juga diikuti oleh sederetan petinggi Demokrat DPD Riau.

Baca juga: Seret Nama Panglima TNI, Demokrat AHY Tuding Kubu Moeldoko Putus Asa

"Saudara kami di Riau ini akhirnya sadar juga setelah diperlakukan semena-mena, otoriter, dan tidak adil oleh AHY. Cerita AHY tentang Demokrasi didalam Partai Demokrat hanya omong kosong. Praktiknya bertolak belakang dengan yang diucapkan. AHY kembali mempertontonkan praktik ala Hitler di dalam Partai Demokrat," kata Rahmad.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Berita Terkini
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Infografis
Artis dan Influencer...
Artis dan Influencer Wajib Tahu 4 Fakta Tentang Pajak Kenikmatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved