Jamaah Umrah Pemegang Visa Prioritas Berangkat Desember
Selasa, 30 November 2021 - 15:31 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan jamaah umrah pemegang visa menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada Desember 2021. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Berdasarkan data pada Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umroh dan Haji Khusus (Siskopatuh), hingga saat ini terdapat 59.757 jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya akibat pandemi Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.752 orang yang telah memiliki visa dan siap untuk iberangkatkan.
"Jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada tahap awal dibukanya penyelenggaraan umrah pada bulan Desember nanti," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (30/11/2021).
Baca juga: Jamaah Umrah Indonesia Direncanakan Berangkat Mulai Desember 2021
Meskipun begitu, Yaqut belum bisa memastikan berapa jumlah yang bisa diberangkatkan pada Desember nanti. Hanya, berdasarkan umur yang ditetapkan pemerintah Saudi, mereka yang diberangkatkan berusia antara 18 hingga 65 tahun.
"Yang kurang dari 18 tahun artinya dia tidak bisa berangkat karena peraturan umur itu adalah 889 calon jamaah dan yang lebih dari 65 tahun itu ada 2.549. Sementara berumur pada range yang diperkenankan untuk bisa masuk ke Arab Saudi itu sejumlah 15.314. Jadi kira-kira kalau nanti skemanya pemegang visa yang kita dahulukan maka akan kita saring dari 15.314 jamaah ini,"ujar dia.
"Jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada tahap awal dibukanya penyelenggaraan umrah pada bulan Desember nanti," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (30/11/2021).
Baca juga: Jamaah Umrah Indonesia Direncanakan Berangkat Mulai Desember 2021
Meskipun begitu, Yaqut belum bisa memastikan berapa jumlah yang bisa diberangkatkan pada Desember nanti. Hanya, berdasarkan umur yang ditetapkan pemerintah Saudi, mereka yang diberangkatkan berusia antara 18 hingga 65 tahun.
"Yang kurang dari 18 tahun artinya dia tidak bisa berangkat karena peraturan umur itu adalah 889 calon jamaah dan yang lebih dari 65 tahun itu ada 2.549. Sementara berumur pada range yang diperkenankan untuk bisa masuk ke Arab Saudi itu sejumlah 15.314. Jadi kira-kira kalau nanti skemanya pemegang visa yang kita dahulukan maka akan kita saring dari 15.314 jamaah ini,"ujar dia.
Lihat Juga :