Jenderal Dudung Ancam Copot Komandan yang Sengsarakan Prajuritnya Demi Kekayaan
Selasa, 30 November 2021 - 15:24 WIB
loading...
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman secara tegas akan mengganti prajurit TNI yang menyengsarakan anak buah demi mencari kekayaan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman secara tegas akan mengganti prajurit TNI yang menyengsarakan anak buah demi mencari kekayaan. Peringatan itu sudah disampaikannya kepada para Pangdam.
“Jadi saya sampaikan kepada Pangdam-Pangdam, kalau ada komandan satuan yang menyengsarakan anak buahnya. Yang berpikir untuk kekayaan jangan pernah ragu, ganti saja!” ujar Dudung ketika menjadi narasumber dalam Podcast Deddy Corbuzier yang diunggah, Selasa (30/11/2021). Baca juga: Anggap Habib Rizieq Lecehkan Jokowi, KSAD Jenderal TNI Dudung: Mendidih Darah Saya
Dudung mengimani bahwa seorang prajurit TNI bukan hanya sebagai pencari nafkah. Menurutnya, jiwa prajurit bertitik berat pada pengabdian terhadap negara.
“Tentara itu bukan hanya sekadar mencari nafkah. Tapi kepada pengabdian. Kalau nyengsarakan prajuritnya saya suruh ganti itu,” tegasnya.
Hal ini, kata Dudung, berkaca pada kehidupan para prajurit. Menurutnya, para prajurit berasal dari kehidupan yang susah. Baca juga: Terserempet Peluru Saat Tugas di Timor Timur, Jenderal Dudung: Cuma Panas Aja
“Tegas-tegas aja kita. Kita bawa prajurit, udah prajurit itu kan sudah susah-susah hidupnya. Masuk prajurit mana ada orang kaya?” tuturnya.
“Jadi saya sampaikan kepada Pangdam-Pangdam, kalau ada komandan satuan yang menyengsarakan anak buahnya. Yang berpikir untuk kekayaan jangan pernah ragu, ganti saja!” ujar Dudung ketika menjadi narasumber dalam Podcast Deddy Corbuzier yang diunggah, Selasa (30/11/2021). Baca juga: Anggap Habib Rizieq Lecehkan Jokowi, KSAD Jenderal TNI Dudung: Mendidih Darah Saya
Dudung mengimani bahwa seorang prajurit TNI bukan hanya sebagai pencari nafkah. Menurutnya, jiwa prajurit bertitik berat pada pengabdian terhadap negara.
“Tentara itu bukan hanya sekadar mencari nafkah. Tapi kepada pengabdian. Kalau nyengsarakan prajuritnya saya suruh ganti itu,” tegasnya.
Hal ini, kata Dudung, berkaca pada kehidupan para prajurit. Menurutnya, para prajurit berasal dari kehidupan yang susah. Baca juga: Terserempet Peluru Saat Tugas di Timor Timur, Jenderal Dudung: Cuma Panas Aja
“Tegas-tegas aja kita. Kita bawa prajurit, udah prajurit itu kan sudah susah-susah hidupnya. Masuk prajurit mana ada orang kaya?” tuturnya.
(kri)
Lihat Juga :