Pengamat Sebut Kepemimpinan Puan Maharani Dibutuhkan Bangsa Ini

Selasa, 30 November 2021 - 15:13 WIB
loading...
Pengamat Sebut Kepemimpinan...
Kepemimpinan Ketua DPR RI Puan Maharani yang mengayomi dan keibuan dinilai sangat dibutuhkan bangsa ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Analis Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai sosok Ketua DPR RI Puan Maharani kental dengan kualitas kepemimpinan keibuan. Karakter Puan yang mengayomi, mampu menciptakan stabilitas politik, komunikasi yang menyejukkan, tenang dan memegang teguh prinsip sangat dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini.

"Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah bahwa beliau adalah seorang ibu. Kelihatan memang dalam sepak terjang dia selama ini yang mampu mengayomi semua anaknya. DPR yang dia pimpin stabil, dia juga muncul sebagai sosok yang tenang, penuh kelembutan, tidak banyak bicara tapi hasil kerjanya nyata. Ini persis kualitas keibuan," kata Emrus, Selasa (30/11/2021).

Kepemimpinan keibuan, kata dia, cenderung menghindari konflik yang sifatnya merusak persatuan dan kesatuan. Sebaliknya berusaha memastikan semua dalam keadaan stabil, aman dan tenang. "Persis apa yang kita lihat sekarang. Ibu Puan cenderung tidak mau berkonfrontasi untuk hal-hal yang menurut dia justru membuat situasi menjadi lebih buruk. Dia lebih suka apa pun diselesaikan dengan aman, damai dan tenang. Kasus Arteria kalau tidak salah ada peran besar beliau juga kan sehingga terjadi mediasi. Jadi itulah sosok beliau yang harus masyarakat kenal," lanjut Emrus.

Baca juga: Ini Pesan Puan Maharani kepada Panglima TNI dan KSAD Baru

Hanya saja jelas Ermus, banyak orang tidak memahami Puan Maharani secara utuh dan mendalam. Padahal, banyak sekali keunggulan yang dimiliki putri Megawati Soekarnoputri ini. "Puan itu ibarat emas bagi bangsa ini," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Prabowo, Bahlil Lahadalia...
Prabowo, Bahlil Lahadalia hingga Puan Maharani Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Berita Terkini
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved