Ki Bagoes Hadikoesoemo Menolak Perintah Seikerei, Kolonel Jepang Menggebrak Meja
Selasa, 30 November 2021 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Kempeitai kemudian memanggil Ki Bagoes untuk menghadap Kempeitai di Yogyakarta. Pemanggilan Ki Bagoes oleh Kempeitai itu tak hanya membuat khawatir pria yang lahir di Yogyakarta, 24 November 1890 itu. Rekan-rekannya dan rakyat pun waswas. Apalagi, Jepang terkenal kejam terhadap siapa saja yang membangkang kebijakan Jepang.
Singkat cerita, Ki Bagoes memenuhi panggilan Kempeitai, diterima oleh Kepala Kempeitai Kolonel Tsuda. Apa yang terjadi dalam pertemuan itu?
Di salah satu sudut ruangan tempat digelarnya Pameran Tokoh Ki Bagoes Hadikoesoemo di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, pada tahun 2017, terpampang percakapan antara Ki Bagoes dengan Kolonel Tsuda.
"Tuan Ki Bagoes, saya minta kepada semua orang Islam dan Muhammadiyah agar melakukan upacara seikerei!" kata Tsuda.
Ki Bagoes menjawab,"Tidak mungkin Tuan. Agama Islam melarang."
Kolonel Tsuda tak terima. Dia kembali meminta agar Ki Bagoes memerintahkan rakyat untuk melakukan seikerei.
"Kalau tidak tahu, maka saya beritahu bahwa membungkuk kepada sesama manusia itu dilarang oleh agama saya," jawab Ki Bagoes.
Singkat cerita, Ki Bagoes memenuhi panggilan Kempeitai, diterima oleh Kepala Kempeitai Kolonel Tsuda. Apa yang terjadi dalam pertemuan itu?
Di salah satu sudut ruangan tempat digelarnya Pameran Tokoh Ki Bagoes Hadikoesoemo di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, pada tahun 2017, terpampang percakapan antara Ki Bagoes dengan Kolonel Tsuda.
"Tuan Ki Bagoes, saya minta kepada semua orang Islam dan Muhammadiyah agar melakukan upacara seikerei!" kata Tsuda.
Ki Bagoes menjawab,"Tidak mungkin Tuan. Agama Islam melarang."
Kolonel Tsuda tak terima. Dia kembali meminta agar Ki Bagoes memerintahkan rakyat untuk melakukan seikerei.
"Kalau tidak tahu, maka saya beritahu bahwa membungkuk kepada sesama manusia itu dilarang oleh agama saya," jawab Ki Bagoes.
Lihat Juga :