Peringati Hari Guru, Dirjen Pendis Minta Guru Berfokus pada Transformasi Karakter Unggul

Minggu, 28 November 2021 - 09:56 WIB
loading...
Peringati Hari Guru,...
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani
A A A
JAKARTA - Fungsi guru di era digital ini adalah mentranformasi nilai-nilai yang membentuk karakter siswa menjadi pribadi unggul. Di era daring yang menyediakan banyak saluran informasi dan tutorial, materi pembelajaran banyak tersedia dari sumber manapun selain guru.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani memperingatkan agar guru mengembangkan teknik mendidik secara empatik dan humanis. “Paling utama adalah guru peduli mendidik dan menanamkan karakter akhlakul karimah kepada anak-anak bangsa," katanya pada saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Guru 2021 di Kemenag, Jumat (26/11/2021).

Dalam hal memberi sentuhan yang berperasaan inilah peran dan kiprah guru peduli tak akan tergantikan oleh artificial intelligence (kecerdasan buatan) sampai kapan pun.

Hari Guru Nasional 2021 ini mengambil tema 'Guru Peduli Cerdaskan Anak Negeri'. Tema ini menegaskan dan mengingatkan tentang tujuan kemerdekaan Indonesia, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kreatifitas dan sentuhan guru, lanjut Ramdhani, sangatlah penting terutama pada masa proses pemulihan pembelajaran (learning recovery). "Kita membutuhkan guru dan tenaga kependidikan yang profesional sekaligus peduli. Guru peduli adalah pendidik yang compassionate (welas-asih) dan mengajar dengan hati," ucapnya.

Guru peduli senantiasa bersimpati dan berempati dalam melayani siswanya. Ia berdiri pada garda terdepan dalam mentransmisikan ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya secara efektif dan berkarakter tinggi.

Menurut pria yang akrab dipanggil Dhani ini, era revolusi industri 4.0. merupakan era disrupsi dan era keberlimpahan informasi. Namun di sisi lain Indonesia masih berada pada masa pandemi Covid-19 yang mencekam. fenomena post-truth, hoaks dan perlawanan terhadap ilmu pengetahuan yang baku juga menyeruak.

Anak didik kita, yaitu generasi Z, adalah generasi yang friendly dengan gawai. Pada umumnya, mereka terkoneksi dengan internet (Internet of Things/IoT). Mereka belajar dan tumbuh dengan caranya sendiri (search of identity) sehingga harus dikawal secara ekstra.

Ia melanjutkan, tantangan semakin kompleks dan rumit, memaksa orang tua dan guru bekerja secara extraordinary. Guru dan tenaga kependidikan, Kepala Madrasah, pengawas, praktisi pendidikan harus tampil gigih untuk menyapa dan melayani peserta didik.

“Guru harus membuat siswa ketagihan belajar dan sadar literasi. Literasi dalam artian luas, yakni baca-tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi sosial-budaya, literasi digital, dan literasi moderasi beragama,” paparnya.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Muhammad Zain menambahkan, Untuk menyemarakkan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2021 Kementerian Agama melalui Direktorat GTK Madrasah juga menggelar serangkaian kegiatan pendukung. Seperti anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi diselenggarakan pada 5 Oktober - 21 November 2021, lomba video Moderasi Beragama pada 11 Oktober-22 November 2021, selanjutnya ada anugerah Konstitusi pada 14 Oktober - 25 November 2021.

Selain itu, ada event internasional yaitu International Symposium on Education (ISOE) pada 23 - 26 November 2021. Selanjutnya, pada 25 November 2021 diselenggarakan upacara bendera Hari Guru Nasional di halaman Kementerian Agama RI. Kegiatan dilanjutkan dengan GTK Madrasah Expo selama 2 hari pada 30 November sampai 1 Desember 2021. Peringatan HGN ini ditutup dengan Malam Puncak Peringatan HGN 2021 pada 30 November 2021. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Pelimpahan Berkas Gus...
Pelimpahan Berkas Gus Yaqut Tunggu Proses Ibadah Haji 2026 Selesai
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Momen Iduladha, Gus...
Momen Iduladha, Gus Yaqut Dibawakan Tempe Goreng Favorit oleh Istrinya
Gus Yaqut hingga Bupati...
Gus Yaqut hingga Bupati Sudewo Salat Iduladha di Masjid KPK
Diperiksa KPK, Hilman...
Diperiksa KPK, Hilman Latief Dicecar soal PIHK Kelola Kuota Haji Tambahan
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Beasiswa Indonesia Bangkit...
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Buka Program Magister Lanjut Doktor, Kuliah S2 hingga S3 Jalur Cepat
Rekomendasi
Richard Lee Akui Seluruh...
Richard Lee Akui Seluruh Perbuatannya, Kejari Tangerang: Kasus Sudah Terang Benderang
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Berita Terkini
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved