Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan di Daerah Perbatasan Natuna

Kamis, 25 November 2021 - 00:01 WIB
loading...
Mendagri Dukung Percepatan...
Mendagri Muhammad Tito Karnavian bersama Menko Polhukam Mahfud MD saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Perbatasan Negara di Kabupaten Natuna. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendukung percepatan pembangunan di daerah perbatasan Kabupaten Natuna. Namun, menyadari keterbatasan kapasitas fiskal daerah itu, dibutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di wilayah Natuna.

Hal itu disampaikan Tito usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Perbatasan Negara di Kabupaten Natuna bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Kantor Bupati Natuna, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Kunjungi Natuna, Mahfud MD: Amankan Seluruh Perbatasan, Waspadai Ancaman Kedaulatan

Tito menjelaskan, pemerintah provinsi dapat membantu mempercepat pembangunan melalui penyusunan program untuk Kabupaten Natuna. Adapun upaya lainnya dapat dilakukan melalui penyaluran dana hibah. Tak hanya itu, Mendagri pun mengaku telah mendata apa saja yang perlu dilakukan oleh pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di Natuna.

“Kita sudah merekap, pemerintah pusat membuat apa saja, kami sudah melakukan rapat dulu sebelum berangkat,” ujar Tito sebagaimana dikutip di laman Kementerian Dalam Negeri, Rabu (24/11/2021).

Tito membeberkan sejumlah langkah yang akan dilakukan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Natuna. Misalnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan membangun 38 Base Transceiver Station (BTS), sebagai upaya mempermudah layanan tekonologi informasi di daerah tersebut.

Baca juga: Jenderal TNI Andika Harus Punya Langkah Kuat Amankan Laut Natuna Utara

Begitu pula dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bakal memperbaiki sarana pendidikan. Tak ketinggalan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga turut andil dalam membenahi fasilitas pasar.

“Tinggal kita nanti evaluasi, yang mana sudah dikerjakan (dan) mana yang belum,” kata Tito.

Di lain sisi, lanjut Tito, kehadirannya bersama Menko Polhukam juga untuk menghimpun berbagai persoalan di Natuna yang perlu penanganan. Misalnya, persoalan yang dihadapi TNI dan Polri, seperti kondisi alutsista yang usianya sudah relatif lawas.

Persoalan lainnya yakni terkait dukungan terhadap kebutuhan operasional TNI dan Polri di Natuna. Seluruh permasalahan itu nantinya dibahas di tingkat pusat bersama pemangku kepentingan terkait.

“Karena tugas dari BNPP itu adalah koordinasi, jadi kita akan melakukan koordinasi di bawah arahan dari Bapak Menko Polhukam,” sebut Tito.

Tak hanya itu, Tito dan Menko Polhukam juga menghimpun berbagai masalah yang masih dihadapi pemerintah daerah setempat. Beberapa di antaranya menyangkut persoalan listrik, keberadaan tower, dan ketersediaan air.

Hal lainnya yaitu berkaitan dengan pengembangan untuk industri perikanan. Menurutnya, sektor ini berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Selama ini PAD Natuna masih mengandalkan pertambangan galian batu yang dinilai tidak cukup maksimal.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved