Jalan Panjang Laksamana Widodo AS, dari Panglima TNI hingga Posisi Sejumlah Menteri
Rabu, 24 November 2021 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Sempat ditarik ke darat dan menjabat sebagai staf dan komandan pangkalan laut. Ia kembali berdinas laut sebagai Palaksa KRI Samadikun-341. Ia juga sempat berkolaborasi di Belanda dan membuat kapal perang.
Tahun 1991, ia dipercaya sebagai Asisten Operasi Komandan Gugus Tempur Laut Armada Timur pada tahun 1991. Saat peristiwa penting di wilayah Timor-Timur dan masuk dalam operasi Aru Jaya di perairan antara Tim-Tim dengan Australia. Dalam operasi itu Widodo AS berhasil mengusir kapal Lusitania Expresso.
Kolonel Widodo yang merupakan lulusan terbaik saat mengikuti Seskogab Angkatan XVIII menjadi salah satu Guru Militer Sesko ABRI di Bandung. Ia menjadi Guru Militer sebagai Perwira Pembantu (Paban) I Strategi dan Operasi pada Direktorat Kajian dan Pengembangan Sesko ABRI terhitung mulai 1 Oktober 1992. Baca juga: Gawat! Kopral AD Pergi Tugas Sekolah, Istri Diselingkuhi Komandan
Setahun setelahnya ia mendapat kenaikan pangkat menjadi Laksamana Pertama TNI. Ia kemudian diangkat menjadi Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat mulai tanggal 1 Februari 1995 hingga Laksda Widodo diangkat menjadi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KSAL.
Tahun 1991, ia dipercaya sebagai Asisten Operasi Komandan Gugus Tempur Laut Armada Timur pada tahun 1991. Saat peristiwa penting di wilayah Timor-Timur dan masuk dalam operasi Aru Jaya di perairan antara Tim-Tim dengan Australia. Dalam operasi itu Widodo AS berhasil mengusir kapal Lusitania Expresso.
Kolonel Widodo yang merupakan lulusan terbaik saat mengikuti Seskogab Angkatan XVIII menjadi salah satu Guru Militer Sesko ABRI di Bandung. Ia menjadi Guru Militer sebagai Perwira Pembantu (Paban) I Strategi dan Operasi pada Direktorat Kajian dan Pengembangan Sesko ABRI terhitung mulai 1 Oktober 1992. Baca juga: Gawat! Kopral AD Pergi Tugas Sekolah, Istri Diselingkuhi Komandan
Setahun setelahnya ia mendapat kenaikan pangkat menjadi Laksamana Pertama TNI. Ia kemudian diangkat menjadi Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat mulai tanggal 1 Februari 1995 hingga Laksda Widodo diangkat menjadi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KSAL.
(kri)
Lihat Juga :