Pendekatan Non-Tempur di Papua, Warisan Marsekal Hadi untuk Jenderal Andika
Senin, 22 November 2021 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun demikian, Andika tetap mempertahankan strategi non-tempur di Papua kendati menggunakan cara pendekatan yang berbeda dengan Hadi. Hal itu disampaikan Andika dalam fit and proper test di Komisi I DPR RI pada 6 November lalu.
“Gebrakan baru ini cukup bagus. Pendekatan humanis bisa saja aparat intelijen mendekati semua kelompok-kelompok, tidak asal main tangkap. Ini cukup bagus pendekatannya,” kata Anggota Komisi I DPR RI Hasbi Ansory, dikutip dari laman resmi dpr.go.id.
Papua secara resmi dimasukkan ke Indonesia pada 1969 setelah pemungutan suara yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsaa (PBB). Sejak itu, pemberontakan tingkat rendah membara di wilayah kaya mineral itu. Dalam perjalanannya, Papua dibagi menjadi dua provinsi yaitu Papua dan Papua Barat untuk mempercepat proses pembangunan.
“Gebrakan baru ini cukup bagus. Pendekatan humanis bisa saja aparat intelijen mendekati semua kelompok-kelompok, tidak asal main tangkap. Ini cukup bagus pendekatannya,” kata Anggota Komisi I DPR RI Hasbi Ansory, dikutip dari laman resmi dpr.go.id.
Papua secara resmi dimasukkan ke Indonesia pada 1969 setelah pemungutan suara yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsaa (PBB). Sejak itu, pemberontakan tingkat rendah membara di wilayah kaya mineral itu. Dalam perjalanannya, Papua dibagi menjadi dua provinsi yaitu Papua dan Papua Barat untuk mempercepat proses pembangunan.
(muh)
Lihat Juga :