Saran Panglima TNI ke Menhan: Pembelian Alutsista Harus Realistis Sesuai Anggaran

Senin, 22 November 2021 - 16:13 WIB
loading...
Saran Panglima TNI ke...
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyarankan kepada Menteri Pertahanan ( Menhan) Prabowo Subianto agar rencana pembelian Alat Utama Sistem Senjata ( Alutsista ) menyesuaikan anggaran yang tersedia. Pemerintah sejak 2000 hanya menganggarkan pembelian Alutsista rata-rata di bawah 1% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Itu kemampuan realistis karena memang pemerintah juga punya tanggung jawab terhadap sektor-sektor lain, bukan saja pertahanan. Bagi saya sebagai pengguna, kita mengusulkan kepada Menteri Pertahanan pembelian Alutsista yang realistis saja, yang sesuai dengan anggaran yang kita punya. Tetapi pemilihannya, pemilihan Alutsista yang semakin lama semakin efisien," kata Andika saat melakukan kunjungan ke Mabes TNI AL di Jalan Cilangkap Raya, Senin (22/11/2021).

Dia menyarankan Menhan agar membeli Alutsista yang sesuai dengan perkembangan teknologi untuk seluruh Matra. "Sehingga walaupun alutsistanya sama tapi kemampuannya double, triple bahkan mungkin juga bisa menangani beberapa alutsista," katanya.

Baca juga: Calon Panglima TNI Jenderal Andika Diminta Tak Utak-atik Pengadaan Alutsista

Menurut Panglima TNI, dengan anggaran yang terbatas, Indonesia dapat memaksimalkannya dengan lebih efektif. "Itulah yang maksimal bisa kita dapatkan, dan kekuatannya pertahanan keamanan nasional kita juga tidak hanya ditentukan oleh alutsista, tapi ada variabel-variabel lain yang akan membantu untuk penguatan keamanan nasional maupun pertahanan," katanya.

Terkait pembangunan kekuatan alutista, kata Andika, hal itu adalah kewenangan Menhan. Khusus untuk periode 2020-2024 telah selesai sejak 2019. Usulan disampaikan masing-masing Kepala Staf TNI sampai dengan akhirnya diputuskan oleh Menteri pertahanan dan pemerintah.

"Jadi kita harus realistis, sedangkan anggaran untuk pembangunan lima tahun ke depan ini sudah jadi dan sudah di bawah Kementerian Pertahanan. Jadi kami mengikuti semua perencanaan jangka panjang, relatif tidak akan ada perubahan yang sangat mendasar," katanya.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Pesan Penting Jokowi ke Prabowo Soal Alutsista, Ini Isinya
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Menhan AS Perintahkan...
Menhan AS Perintahkan Pengerahan Kapal Selam Nuklir ke Timteng
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved