Operasi Kuta, Taktik Pasukan Intelijen Benny Moerdani Bongkar Dokumen Rahasia Portugal

Senin, 22 November 2021 - 05:25 WIB
loading...
A A A
Soares melunak. Oleh Hamzah dia dibawa ke kantor Imigrasi menggunakan mobil dalam perjalanan 16 kilometer. Kepala kantor imigrasi telah setuju diajak bekerja sama soal ini. Begitu Soares datang, dia mempersilakan masuk ruangannya dan meminta untuk mengisi dokumen.

Hamzah menyarankan agar koper Soares ditinggal saat masuk ruangan. Untuk meyakinkan, dia menyebut koper itu akan dijaga petugas bersenjata. Soares awalnya ragu, tapi kemudian setuju.

Satsus Intel anak buah Dading Kalbuadi bergerak cepat. Hamzah dengan kelihaiannya membuka kunci koper. Semua dokumen lantas dipotret oleh anggota lain yang ahli fotografi. Pekerjaan itu dengan cepat dituntaskan.

Operasi ini kelak dikenal dengan Sandi Kuta. Keesokan harinya atau pada 17 Agustus, Dading dan anggota Satsus Intel kembali ke Jakarta dan menerima pujian atas kerja mereka.

Dokumen rahasia yang dibawa Mayor Soares mengonfirmasi bahwa Portugal berniat untuk melepaskan Timor Timur dan meninggalkan begitu saja. Salah satu surat penting memerintahkan agar sang Gubernur Militer Timor mengungsikan semua pasukan Portugal ke Ilhe de Atauor atau Pulau Kambing, sekitar 16 kilometer di utara Timor.

“Pada 23 Agustus, petugas-petugas Konsulat Indonesia di Dili diungsikan melalui laut. Pada akhir bulan itu, personel pasukan khusus yang ditugaskan di Flamboyan mendapat izin memulai serangan militer lintas batas,” tutur Ken Conboy.

Dalam pandangan Rori Permadi, Indonesia melalui kekuatan ABRI masuk ke Timor Timur dengan dalih memulihkan situasi dan mencegah konflik berkepanjangan. Langkah itu tidak lepas dari konstelasi politik internasional di masa Perang Dingin.

Di masa ini ABRI mendapat persetujuan dari negara-negara Barat liberalis yang tidak ingin melihat Timor Timur merdeka di bawah pimpinan Fretilin dan berubah menjadi Cuba of Asia.

“Negara-negara tersebut tidak menginginkan adanya kekuatan komunis yang dapat membahayakan pengaruh liberalis terutama di wilayah Asia Pasifik,” kata Rori dikutip dari buku "Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara, Konflik Lokal, dan Dinamika Internasional".
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
Pergerakan Kapal Perang...
Pergerakan Kapal Perang Asing di Selat Malaka Meningkat, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Dansat dan Intelijen di Kepri
TNI AD Kirim 104 Perwira...
TNI AD Kirim 104 Perwira ke Pakistan, Ikuti Pendidikan Operasi Perang hingga Intelijen
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
Eksepsi Ditolak Hakim,...
Eksepsi Ditolak Hakim, Richard Lee Langsung Minta Penahanannya Ditangguhkan
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Berita Terkini
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved