Penundaan Muktamar ke-34 NU Disinyalir karena Ada Kepentingan Politik

Sabtu, 20 November 2021 - 08:49 WIB
loading...
Penundaan Muktamar ke-34...
Direktur Eksekutif SUDRA Fadhli Harahab menilai penundaan Muktamar ke-34 NU disinyalir karena ada kepentingan politik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penundaan Muktamar ke 34 Nadhlatul Ulama (NU) disinyalir ada kepentingan politik. Karena NU dinilai bukan hanya memiliki kekuatan kultural di Indonesia tetapi juga kekuatan politik di luar partai politik (parpol).

Tanggapan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab. Fadhli juga turut menyampaikan bahwa elite-elite berebut ingin menanam atau menaruh orang-orang di NU dengan tujuan politik di 2024.

"NU salah satu ormas Islam yang besar dan cukup diperhitungkan baik dalam segi keisalamanya kemudian dari segi politik memang secara kultural NU tidak lepas dari kepentingan-kepentingan politik. Kedua saya menilai bahwa ada sejumlah elite-elite politik yang ingin coba bermain di situ salah satunya kemungkinan menanam atau mendukung salah satu pasangan calon untuk kepentingan 2024," kata Fadhli data dihubungi MNC Portal, Jumat,(19/11/2021).

Baca juga: Kiai Said: Muktamar Akan Diputuskan di Rapat PBNU

Menurut Fadhli, jika kepentingan politik masuk ke dalam Muktamar NU artinya tidak terlepas dari konfik kepentingan di NU sementara. Karena NU bukanlah lembaga yang berafiliasi dengan salah satu kepentingan politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Rekomendasi
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Berita Terkini
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved