Aktivis 98: Fitnah Terhadap Erick Thohir Akibat Upaya Bersih-bersih di BUMN

Sabtu, 20 November 2021 - 05:33 WIB
loading...
Aktivis 98: Fitnah Terhadap...
Sekjen Barikade 98 Arif Rahman meyakini Menteri BUMN Erick Thohir tidak terlibat bisnis PCR. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aktivis 98 yang tergabung dalam Barikade 98 yakin Menteri BUMN Erick Thohir tidak terlibat bisnis tes PCR. Kinerja Erick Thohir memimpin BUMN justru dinilai membawa perubahan lebih maju.

Hal itu diungkapkan Sekjen Barikade 98 Arif Rahman menanggapi pernyataan Menteri Erick Thohir yang mengaku tidak mungkin mencari keuntungan pribadi terkait tes PCR bagi pelaku perjalanan. Arif menilai tudingan Erick terlibat bisnis PCR merupakan bentuk fitnah dan penzaliman terhadap sosok yang kini giat melakukan transformasi di BUMN.

"Kalau dia niat bisnis dengan memanfaatkan posisi, tentunya tidak bisnis PCR apalagi melalui PT GIS yang kuotanya paling kecil. Dia kini mengelola ratusan BUMN dan anak perusahaannya juga mengelola dana PEN. Kalau niat ngegarong, tentu banyak peluang," kata Arif, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Dituding Perkaya Diri Lewat Bisnis PCR, Erick Thohir: Nanti Kebenaran Akan Terbukti

Arif menjelaskan, kinerja Erick telah terbukti dan teruji dalam membantu presiden. Salah satunya, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) di 2020 berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp326 miliar dengan capaian laba operasi mencapai Rp2,4 triliun. Krakatau Steel mampu meraih laba dari yang sebelumnya mengalami kerugian sejak 2012.

Arif memaklumi kalau Erick menjadi sasaran fitnah. Sebab, bersih-bersih yang dilakukan di BUMN membuat tidak sedikit orang kehilangan pendaringan haram. Pundi-pundi duit haram yang dikelola secara sembunyi-sembunyi dengan modus anak atau cucu BUMN mulai dilibas. Sejumlah praktik mega-korupsi di lingkungan BUMN dibongkar.

Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Polemik Tes PCR Harus Dihentikan

Erick juga melakukan bersih-bersih BUMN dengan membongkar direksi dan komisaris, serta menempatkan profesional. Ini jelas mengganggu gerombolan pengasong politik. Termasuk, juga komisaris titipan yang mulai menyerang Erick dengan fitnah. “Saya menyayangkan ada komisaris dari relawan yang ikut arus memframing Erick Thohir dengan isu PCR. Kabarnya mereka kecewa, karena menjadi komisari tak seindah mimpi mereka. Erick Thohir menutup peluang komisaris bermain bisnis dan menekankan profesionalitas kerja,” kata aktivis 98 dari Universitas Tarumanagara ini.

Selain itu, peran Erick Thohir dalam penanganan Covid-19, khususnya PCR justru membuat BUMN termasuk yang merintis pengadaan PCR sebagai bentuk penugasan. Kementerian BUMN memberikan dukungan pada awal tes PCR yang dimunculkan pada Maret atau April 2020 untuk tes dan pelacakan pasien Covid-19 di Tanah Air. Saat itu, Kementerian BUMN memutuskan ikut membantu mengaktifkan 18 laboratorium PCR bekerja sama dengan rumah sakit BUMN dan sejumlah RS pemda.

Kebijakan wajib PCR, lanjut Arif, merupakan bagian dari serangkaian upaya tanpa henti pemerintah mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 lewat berbagai pintu yang ada. “Kebijakan PCR sekali lagi merupakan bagian dari serangkaian upaya tanpa henti pemerintah yang diputuskan bersama-sama untuk perang melawan Covid-19 yang belum selesai,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Raih Kepuasan Tinggi, Erick Thohir Masuk Menteri Kinerja Terbaik
Erick Thohir Minta Maaf...
Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo usai Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Komisi X DPR Minta Menpora...
Komisi X DPR Minta Menpora Bangun Budaya Pemuda Indonesia yang Suportif
Erick Thohir Rangkap...
Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI, DPR: Tak Ada Statuta Perintahkan Harus Mundur
Jadi Menpora, Kekayaan...
Jadi Menpora, Kekayaan Erick Thohir Capai Rp2,4 Triliun
Ditinggal Erick Thohir,...
Ditinggal Erick Thohir, Posisi Menteri BUMN Kosong
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Rekomendasi
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Berita Terkini
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpotensi Besar Kerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved