Said Aqil Sebut Syuriah NU Harus Bisa Baca Kitab Kuning
Rabu, 17 November 2021 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Konferensi Cabang ke-VII NU Sukoharjo pada Mei lalu kembali menempatkan KH Abdullah Faishol sebagai Rais Syuriyah dan H Khomsun Nur Arif sebagai Ketua Tanfidziyah.
Ada tiga pesan disampaikan Kiai Said Aqil. Pertama agar kader dan pengurus NU Sukoharjo menjaga ruhuddin. Beragama yang baik, urainya, bukan hanya soal berhaji dan umrah. Tapi juga soal akhlak dan kemuliaan budaya.
Kedua, menjaga ruhul wathoniyah. Kiai Said menegaskan, bagi NU nasionalisme adalah bagian dari iman. Semangat kebangsaan harus beriringan dengan spirit keagamaan.
Ketiga, menjaga ruhul insaniyah. Semangat kemanusiaan. Mereka yang nonmuslim, yang berbeda suku, bahasa, dan budaya, tetap adalah saudara dalam kemanusiaan. "Mari agama kita ambil ruhnya. Bukan hanya legalnya saja," tandasnya.
Ada tiga pesan disampaikan Kiai Said Aqil. Pertama agar kader dan pengurus NU Sukoharjo menjaga ruhuddin. Beragama yang baik, urainya, bukan hanya soal berhaji dan umrah. Tapi juga soal akhlak dan kemuliaan budaya.
Kedua, menjaga ruhul wathoniyah. Kiai Said menegaskan, bagi NU nasionalisme adalah bagian dari iman. Semangat kebangsaan harus beriringan dengan spirit keagamaan.
Ketiga, menjaga ruhul insaniyah. Semangat kemanusiaan. Mereka yang nonmuslim, yang berbeda suku, bahasa, dan budaya, tetap adalah saudara dalam kemanusiaan. "Mari agama kita ambil ruhnya. Bukan hanya legalnya saja," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :