Relawan Jokowi Sebut Cuitan Fadli Hanya Candaan Gaduh Bukan Kritik Membangun
Senin, 15 November 2021 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Jay Octa, kehadiran Jokowi menjajal lintasan sirkuit Mandalika dengan motor custom-nya bukan untuk bersenang-senang. Tetapi sedang menjalankan tugas negara yaitu meresmikan penggunaan sirkuit yang seminggu lagi akan digunakan untuk ajang balap World Superbike (WSBK) 2021 pada 19-21 November 2021.
Baca juga: Ternyata Prabowo Langsung yang Tegur Fadli Zon Gara-Gara Kritik Jokowi
Menurut Jay Octa, pemerintah provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan status tanggap darurat dan mengevakuasi para korban terdampak di tempat pengungsian. Bersama BPBD provinsi dan forkopimda, menurutnya Pemprov Kalbar dan pemkab terkait secara terus menerus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.
Dalam catatan Jay Octa, Presiden selalu sigap mengenai masalah kebencanaan. Jika merasa perlu, Presiden akan turun langsung ke lokasi banjir agar jajarannya lebih cepat dalam bertindak. Sebaliknya, jika situasi dan kondisi kebencanaan dinilai terkendali dan jajarannya di bawah bekerja maksimal maka Peresiden memiliki pertimbangan untuk tetap mempercayakan penanganannya kepada BNPB, para menteri terkait serta pemerintah daerah.
Belum diagendakannya Presiden Jokowi meninjau langsung banjir Sintang, bukan berarti tidak adanya kehadiran negara di lokasi tersebut. Karena yang terpenting, Presiden sudah mendapat kepastian bahwa penanganan yang dilakukan jajarannya dan pemda setempat dilakukan secara baik. Korban terdampak mendapat pelayanan baik dan bantuan yang diberikan pemerintah pusat sudah sampai atau tersalurkan kepada masyarakat terdampak.
Octa mencontoh, kehadiran Menteri Sosial Tri Rismaharini yang melihat langsung kondisi banjir sintang dan korban di pengungsian di awal bencana banjir. Juga Kepala BNPB Ganip Warsito yang melihat langsung ke lokasi banjir Sintang selama dua hari pada 8 sampai 9 November awal pekan ini. "Dan para pembantu presiden itu sudah memberi laporan kepada Presiden tentang tugas dan hasil kunjungan ke lapangan sesuai dengan arahan yang diberikan Presiden dalam rapat kabinet," ucapnya.
Baca juga: Ternyata Prabowo Langsung yang Tegur Fadli Zon Gara-Gara Kritik Jokowi
Menurut Jay Octa, pemerintah provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan status tanggap darurat dan mengevakuasi para korban terdampak di tempat pengungsian. Bersama BPBD provinsi dan forkopimda, menurutnya Pemprov Kalbar dan pemkab terkait secara terus menerus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.
Dalam catatan Jay Octa, Presiden selalu sigap mengenai masalah kebencanaan. Jika merasa perlu, Presiden akan turun langsung ke lokasi banjir agar jajarannya lebih cepat dalam bertindak. Sebaliknya, jika situasi dan kondisi kebencanaan dinilai terkendali dan jajarannya di bawah bekerja maksimal maka Peresiden memiliki pertimbangan untuk tetap mempercayakan penanganannya kepada BNPB, para menteri terkait serta pemerintah daerah.
Belum diagendakannya Presiden Jokowi meninjau langsung banjir Sintang, bukan berarti tidak adanya kehadiran negara di lokasi tersebut. Karena yang terpenting, Presiden sudah mendapat kepastian bahwa penanganan yang dilakukan jajarannya dan pemda setempat dilakukan secara baik. Korban terdampak mendapat pelayanan baik dan bantuan yang diberikan pemerintah pusat sudah sampai atau tersalurkan kepada masyarakat terdampak.
Octa mencontoh, kehadiran Menteri Sosial Tri Rismaharini yang melihat langsung kondisi banjir sintang dan korban di pengungsian di awal bencana banjir. Juga Kepala BNPB Ganip Warsito yang melihat langsung ke lokasi banjir Sintang selama dua hari pada 8 sampai 9 November awal pekan ini. "Dan para pembantu presiden itu sudah memberi laporan kepada Presiden tentang tugas dan hasil kunjungan ke lapangan sesuai dengan arahan yang diberikan Presiden dalam rapat kabinet," ucapnya.
Lihat Juga :