Dewan Pengawas BPJamsostek: Perbaikan Kondisi Ketenagakerjaan Indonesia Ada di Tangan Milenial
Senin, 15 November 2021 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Menaker menambahkan, potret kondisi ketenagakerjaan nasional berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) per Agustus 2021 menunjukkan penduduk usia kerja di Indonesia saat ini sebanyak 206,71 juta orang. Angka ini terdiri atas 140,15 juta orang merupakan angkatan kerja dan 66,56 juta orang merupakan bukan angkatan kerja.
Angkatan kerja tersebut terdiri dari penduduk yang bekerja sebanyak 131,05 juta orang dan pengangguran terbuka sebanyak 9,1 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 6,49 persen.
Menurut data tersebut, penduduk yang bekerja dari sisi pendidikan mayoritas masih lulusan SMP ke bawah, hal ini menggambarkan bahwa pekerja di Indonesia masih didominasi pekerja yang kurang terampil (low-skill).
“Upaya konkret yang bisa dilakukan oleh kaum milenial adalah dimulai dengan adanya komitmen mandiri untuk terus melakukan pemutakhiran kapasitas kemampuan diri dan tetap membawa khazanah budaya dan kearifan bangsa Indonesia, selain itu diharapkan milenial tetap memiliki sikap kritis dan analitis dalam mencermati masalah yang dihadapi dibarengi kegigihan dalam berusaha,” pesan Menaker.
Beberapa pemateri yang juga turut dalam kegiatan ini antara lain Arif Satria Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Mudrajad Kuncoro Rektor Universitas Trilogi, Bayu Prawira Hie Executive Director Intellectual Business Community, Arvan Pradiansyah Motivator Nasional serta mewakili kaum milenial Diera Bachir seorang profesional photographer dan Arfian Fuadi pendiri Dtech-Engineering. Webinar ini digagas dan dibawakan langsung oleh M Aditya Warman, Dewas BPJS Ketenagakerjaan.
Angkatan kerja tersebut terdiri dari penduduk yang bekerja sebanyak 131,05 juta orang dan pengangguran terbuka sebanyak 9,1 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 6,49 persen.
Menurut data tersebut, penduduk yang bekerja dari sisi pendidikan mayoritas masih lulusan SMP ke bawah, hal ini menggambarkan bahwa pekerja di Indonesia masih didominasi pekerja yang kurang terampil (low-skill).
“Upaya konkret yang bisa dilakukan oleh kaum milenial adalah dimulai dengan adanya komitmen mandiri untuk terus melakukan pemutakhiran kapasitas kemampuan diri dan tetap membawa khazanah budaya dan kearifan bangsa Indonesia, selain itu diharapkan milenial tetap memiliki sikap kritis dan analitis dalam mencermati masalah yang dihadapi dibarengi kegigihan dalam berusaha,” pesan Menaker.
Beberapa pemateri yang juga turut dalam kegiatan ini antara lain Arif Satria Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Mudrajad Kuncoro Rektor Universitas Trilogi, Bayu Prawira Hie Executive Director Intellectual Business Community, Arvan Pradiansyah Motivator Nasional serta mewakili kaum milenial Diera Bachir seorang profesional photographer dan Arfian Fuadi pendiri Dtech-Engineering. Webinar ini digagas dan dibawakan langsung oleh M Aditya Warman, Dewas BPJS Ketenagakerjaan.
Lihat Juga :