76 Tahun Pengabdian Korps Marinir, 852 Prajurit Gugur sebagai Kusuma Bangsa
Senin, 15 November 2021 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Dalam tugas bakti TNI dan kemanusiaan, Korps Marinir selalu berperan dalam operasi penanggulangan bencana, penanggulangan kerusuhan massal, dan operasi-operasi Search And Rescue (SAR) termasuk peran sertanya dalam menghadapi pandemi Covid-19 serta pelaksanaan serbuan vaksinasi untuk masyarakat.
Sedangkan di luar negeri, Korps Marinir aktif ikut menjaga perdamaian dunia dengan mengirimkan personelnya yang tergabung dalam Kontingen Garuda ke beberapa negara konflik di bawah bendera PBB antara lain di Kongo, Vietnam, Timur Tengah, Irak dan Iran, Kamboja, Somalia, Bosnia, Georgia, Filipina, Milan, Siere Leone, Lebanon, Sudan, Afrika Tengah, Haiti, Afghanistan dan Papua New Guinea.
Dengan semboyan “ Jalesu Bhumyamca Jayamahe”, Korps Marinir juga akan tetap setia kepada Pancasila dan UUD 1945, berpegang teguh kepada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI AL serta enam Tuntunan Marinir. Selama 76 tahun pengabdiannya, Dinas Administrasi Personel (Disminpers) Korps Marinir mencatat 852 prajurit Marinir telah gugur, tewas dan hilang. Pengorbanan mereka tidaklah sia-sia. Mereka mengajarkan makna roh pengabdian dan hakiki perjuangan sebagai Marinir yang siap gugur di medan laga.
Sedangkan di luar negeri, Korps Marinir aktif ikut menjaga perdamaian dunia dengan mengirimkan personelnya yang tergabung dalam Kontingen Garuda ke beberapa negara konflik di bawah bendera PBB antara lain di Kongo, Vietnam, Timur Tengah, Irak dan Iran, Kamboja, Somalia, Bosnia, Georgia, Filipina, Milan, Siere Leone, Lebanon, Sudan, Afrika Tengah, Haiti, Afghanistan dan Papua New Guinea.
Dengan semboyan “ Jalesu Bhumyamca Jayamahe”, Korps Marinir juga akan tetap setia kepada Pancasila dan UUD 1945, berpegang teguh kepada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI AL serta enam Tuntunan Marinir. Selama 76 tahun pengabdiannya, Dinas Administrasi Personel (Disminpers) Korps Marinir mencatat 852 prajurit Marinir telah gugur, tewas dan hilang. Pengorbanan mereka tidaklah sia-sia. Mereka mengajarkan makna roh pengabdian dan hakiki perjuangan sebagai Marinir yang siap gugur di medan laga.
(cip)
Lihat Juga :