Pemilih Jokowi Mulai Melirik Prabowo, Ini Alasannya
Minggu, 14 November 2021 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, kata dia, kolaborasi yang sangat apik antara Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto dalam mengelola pemerintahan juga menjadi salah satu penyebabnya. "Yang sangat terlihat adalah kedekatan antara keduanya dalam berbagai kesempatan urusan pemerintahan dan dukungan Jokowi pada program-program hankam dari Kemhan menunjukkan mesranya kedua pemimpin ini," ujar Ansari.
Selain itu, dari hasil survei yang dilakukan lembaganya, dia melihat mayoritas responden cenderung menjadi pemilih tetap Prabowo Subianto jika maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Prabowo masih menjadi pilihan utama dengan memperoleh dukungan sebesar 22,7 persen.
Di urutan berikutnya secara berturut-turut ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 12,6 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12,2 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,7 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,5 persen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,3 persen.
Selanjutnya ditempati oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan 3,6 persen keterpilihan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 2,9 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,7 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 0,7 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,4 persen, Mendagri Tito Karnavian 0,4 persen, eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama 0,3 persen, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 0,2 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, dan ada 23,4 persen publik masih belum dapat menentukan pilihannya.
"Para pemilih yang telah mantap memilih Prabowo ternyata lebih tinggi daripara kandidat capres lainnya. Singkatnya dengan kata lain bahwa para pemilih Prabowo memiliki basis dukungan lebih kokoh atau tidak labil dibanding pemilih kandidat lain," pungkasnya.
Selain itu, dari hasil survei yang dilakukan lembaganya, dia melihat mayoritas responden cenderung menjadi pemilih tetap Prabowo Subianto jika maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Prabowo masih menjadi pilihan utama dengan memperoleh dukungan sebesar 22,7 persen.
Di urutan berikutnya secara berturut-turut ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 12,6 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12,2 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,7 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,5 persen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,3 persen.
Selanjutnya ditempati oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan 3,6 persen keterpilihan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 2,9 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,7 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 0,7 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,4 persen, Mendagri Tito Karnavian 0,4 persen, eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama 0,3 persen, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 0,2 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, dan ada 23,4 persen publik masih belum dapat menentukan pilihannya.
"Para pemilih yang telah mantap memilih Prabowo ternyata lebih tinggi daripara kandidat capres lainnya. Singkatnya dengan kata lain bahwa para pemilih Prabowo memiliki basis dukungan lebih kokoh atau tidak labil dibanding pemilih kandidat lain," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :