BPIP Resmikan Perpustakaan dan Klinik Pancasila Jajaran Pemasyarakatan Se-Aceh
Minggu, 14 November 2021 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman menjelaskan, ada 31 UPT Pemasyarakatan dan 3.600 Warga Binaan di Bumi Teuku Umar. Mayoritas perkara narkoba yakni ganja dan sabu-sabu.
"Lapas Meulaboh bagus, dari security dan bangunan, pasca tsunami. Bagai Bintang Kejora dalam penanganan kasus narkoba. Secara umum, Lapas/Rutan se-Aceh sangat kondusif," ungkapnya.
Soal pembinaan wargabinaan, Meurah mengajak peran serta semua pihak, bukan hanya jajaran PAS atau Kemenkumham. "Saya mengapresiasi program Perpustakaan dan Klinik Pancasila. Untuk peningkatan kualitas SDM yang selama ini rutinitas pengamanan dan pembinaan," tuturnya.
Bupati Aceh Barat Ramli MS yang hadir pada acara secara khusus menyebut Perpustakaan Pancasila sebagai metode luar biasa menyelesaikan kompleksitas masalah di Lapas. "Untuk menghilangkan kejenuhan, kemalasan, balas dendam. Perpustakaan bisa mengubah pola pikir orang dalam Lapas," ucapnya.
Politisi Partai Aceh ini mengingatkan tidak selamanya wargabinaan itu salah. Masalah moralitas juga tergantung banyak hal. "Ke depan, mari kita pikirkan lapangan kerja untuk wargabinaan," ujar Ramli.
"Lapas Meulaboh bagus, dari security dan bangunan, pasca tsunami. Bagai Bintang Kejora dalam penanganan kasus narkoba. Secara umum, Lapas/Rutan se-Aceh sangat kondusif," ungkapnya.
Soal pembinaan wargabinaan, Meurah mengajak peran serta semua pihak, bukan hanya jajaran PAS atau Kemenkumham. "Saya mengapresiasi program Perpustakaan dan Klinik Pancasila. Untuk peningkatan kualitas SDM yang selama ini rutinitas pengamanan dan pembinaan," tuturnya.
Bupati Aceh Barat Ramli MS yang hadir pada acara secara khusus menyebut Perpustakaan Pancasila sebagai metode luar biasa menyelesaikan kompleksitas masalah di Lapas. "Untuk menghilangkan kejenuhan, kemalasan, balas dendam. Perpustakaan bisa mengubah pola pikir orang dalam Lapas," ucapnya.
Politisi Partai Aceh ini mengingatkan tidak selamanya wargabinaan itu salah. Masalah moralitas juga tergantung banyak hal. "Ke depan, mari kita pikirkan lapangan kerja untuk wargabinaan," ujar Ramli.
(atk)
Lihat Juga :