Ganjar Pranowo Tak Bisa Dianggap Anak Tiri, Pengamat: Ini Barang Bagus
Minggu, 14 November 2021 - 10:22 WIB
loading...
PDIP harusnya tidak menganggap Ganjar Pranowo sebagai anak tiri atau anak indekos. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harusnya tidak menganggap Ganjar Pranowo sebagai anak tiri atau anak indekos. Bagaimana pun PDIP harus sadar dan membuka mata, bahwa Ganjar merupakan kader yang punya peluang besar terpilih dalam Pilpres 2024.
Baca juga: Sekjen PDIP Sebut Ganjar Pranowo Tidak Akan Tergoda dengan Bujuk Rayu Partai Lain
"Jangan sampai Ganjar dianggap anak tiri, atau anak indekos. Apa pun judulnya, Ganjar barang bagus," kata pengamat politik Adi Prayitno dalam keterangannya, Minggu (14/11/2021).
Baca juga: Cerita Lucu Mahfud MD di Peparnas XVI Papua, Penonton Teriak Anies...Ganjar...Anies...Ganjar
Dalam bacaan politiknya, Adi menuturkan, PDIP harus melihat langkah Partai Golkar memberi karpet merah bagi Ganjar Pranowo sebagai persoalan serius.
"Ini harus dilihat serius PDIP. Ini (ajakan Nurdin Halid untuk Ganjar Pranowo) akan menjadi ancaman kalau Ganjar diambil partai lain," ujar Adi Prayitno.
Adi menambahkan, ada kredit poin yang dimiliki Ganjar soal popularitas untuk Pilpres 2024. Bahkan dalam sejumlah temuan yang dilakukan lembaga survei, elektabilitas Ganjar sebagai figur baru dalam pertarungan Pilpres 2024 berada di tiga besar.
"Ganjar bisa diterima berbagai kalangan, basis Islam, nasionalis, dukungan muncul di luar Jawa juga," tutupnya.
Baca juga: Sekjen PDIP Sebut Ganjar Pranowo Tidak Akan Tergoda dengan Bujuk Rayu Partai Lain
"Jangan sampai Ganjar dianggap anak tiri, atau anak indekos. Apa pun judulnya, Ganjar barang bagus," kata pengamat politik Adi Prayitno dalam keterangannya, Minggu (14/11/2021).
Baca juga: Cerita Lucu Mahfud MD di Peparnas XVI Papua, Penonton Teriak Anies...Ganjar...Anies...Ganjar
Dalam bacaan politiknya, Adi menuturkan, PDIP harus melihat langkah Partai Golkar memberi karpet merah bagi Ganjar Pranowo sebagai persoalan serius.
"Ini harus dilihat serius PDIP. Ini (ajakan Nurdin Halid untuk Ganjar Pranowo) akan menjadi ancaman kalau Ganjar diambil partai lain," ujar Adi Prayitno.
Adi menambahkan, ada kredit poin yang dimiliki Ganjar soal popularitas untuk Pilpres 2024. Bahkan dalam sejumlah temuan yang dilakukan lembaga survei, elektabilitas Ganjar sebagai figur baru dalam pertarungan Pilpres 2024 berada di tiga besar.
"Ganjar bisa diterima berbagai kalangan, basis Islam, nasionalis, dukungan muncul di luar Jawa juga," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :