Soal Salat Jumat Dua Gelombang, Begini Penjelasan MUI

Jum'at, 05 Juni 2020 - 17:04 WIB
loading...
Soal Salat Jumat Dua...
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis mengakui menerima banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai hukum menjalankan salat Jumat dua gelombang di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Salat Jumat dua gelombang yang dimaksud adalah pelaksanaan salat dua kali atau dua shift di satu masjid.

Melalui akun Instagramnya, Cholil Nafis memaparkan Menteri Agama dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam acara Musyawarah Nasional tahun 2000 menyatakan hukum jumatan dua kali dalam satu tempat atau dua gelombang tidak sah. "Meskipun ada alasan syar'i," kata pria yang biasa disapa Kiai Cholil, Jumat (5/6/2020). (Baca juga: Salat Jumat Perdana di PBNU: Saf Berjarak, Khotbah Lebih Singkat )

Dia mengatakan saat pandemi Covid-19, msajid hanya bisa menampung 50% jamaah dari kapasitas masjid. Alhasil banyak jamaah yang tidak mendapatkan tempat.

"Nah Fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020 menyebutkan pada dasarnya salat Jumat hanya dilakukan satu kali dalam satu tempat. Akan tetapi untuk menghindari penularan Covid-19, kita ada dua pendapat yang itu dipersilakan kepada masyarakat untuk memilihnya sesuai dengan tempatnya masing-masing," tutur Kiai Cholil.

Pendapat ulama yang pertama, kata dia, salat Juat dua kali dalam satu tempat sah. Misalnya salat Jumat digelar pukul 12.00, lalu dilaksanakan laksanakan lagi pukul 13.00.

Sementara itu pendapat kedua menyatakan, salat Jumat dua shift tidak sah. Jika tempatnya tidak menampung jamaah maka solusinya diganti dengan salat Zuhur, bisa dilaksanakan sendiri maupun berjamaah.

"Sekarang kembali kepada masyarakat. silakan sesuai tempatnya masing-masing," ujarnya.

Menurut dia, jika di sekitar masjid masih ada tempat yang bisa digunakan untuk mengelar salat Jumat, misalnya ruang auditorium. Silakan melakukan salat Jumat bersamaan atau tidak melakukan salat Jumat dua gelombang.

"Akan tetapi kalau tidak ada tempat lagi untuk kita melakukannya (salat Jumat-red), tidak ada auditorium dan hanya satu-satunya masjid. silakan untuk dua gelombang."Silakan masyarakat memilih yang tenang, ambil pendapat yang mana," ujarnya.

Dia mengatakan secara pribadi dirinya lebih memilih pendapat salat Jumat hanya digelar satu kali atau satu shift. "Kalau tidak bisa Jumatan karena (masjid-red) full, saya akan salat Zuhur berjamaah atau salat sendirian," kata Cholil.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
MUI dan FORKOPI Sepakat...
MUI dan FORKOPI Sepakat Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Syariah
MUI Minta Polemik Pernyataan...
MUI Minta Polemik Pernyataan JK Dihentikan demi Menjaga Kerukunan Bangsa
Tak Disangka! 2 Salat...
Tak Disangka! 2 Salat Ini Pahalanya Seperti Ibadah Haji
Jelang Wukuf Arafah,...
Jelang Wukuf Arafah, Musyrif Diny Titip Doa untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Indonesia
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
Begini Ternyata Penjelasan...
Begini Ternyata Penjelasan Mengenai Fenomena Hujan Es
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved