DPR Minta Unboxing Ilegal Motor Superbike Tak Boleh Terulang
Jum'at, 12 November 2021 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
Guna mencegah perbuatan tidak terhormat di kemudian hari, Luthfi meminta segenap stakeholder meningkatkan koordinasi. Itu mulai dari pihak bea cukai, bandara, panitia penyelenggara, pemerintah, hingga masyarakat.
Jadi hal-hal yang sifatnya teknis dan aturan main seperti ini harus sama-sama dipatuhi karena itu berlaku standar di dalam setiap penyelenggara event internasional. “Kita Indonesia masih perlu banyak belajar, itulah gunanya melakukan studi banding kemudian mematuhi aturan yang ada. Kalau semuanya kita melakukan komitmen yang kuat untuk melaksanakan itu dengan baik saya pikir tidak ada hambatan ataupun rintangan untuk menjadi tuan rumah di event internasional tersebut,” terangnya.
Jika penyelenggraan sukses akan berdampak pada ekonomi di Nusa Tenggara Barat baik itu ekonomi kreatif, kuliner, perhotelan dan transportasi. “Jadi kalau semuanya ini bergerak akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga dari situlah kita bisa mengambil pelajarannya yang terjadi beberapa hari yang lalu, tidak boleh terjadi lagi pada waktu penyelenggara MotoGP,” kata Politikus Nasdem.
Menurutnya, sudah cukup kasus-kasus doping terkait dengan World Anti Doping Agency (WADA) yang memberikan sanksi kepada kita. Sehingga tidak boleh mengibarkan bendera Merah Putih pada saat kita menjadi pemenang di Piala Thomas itu harus menjadi catatan penting. Baca juga: Ducati Sangkal Berkomentar Unboxing Ilegal WSBK Indonesia 2021
“Dan betapa pentingya integritas, betapa pentingnya aturan main, mengikuti segala jenis peraturan yang telah ditetapkan oleh lembaga-lembaga internasional yang bergerak di bidang olahraga. Terkadang kita meremehkan hal-hal sepele yang sifatnya teknis maupun administratif, inilah yang menjadi pelajaran berharga bagi kita sehingga ke depan tidak akan terulang lagi,” pungkasnya.
Jadi hal-hal yang sifatnya teknis dan aturan main seperti ini harus sama-sama dipatuhi karena itu berlaku standar di dalam setiap penyelenggara event internasional. “Kita Indonesia masih perlu banyak belajar, itulah gunanya melakukan studi banding kemudian mematuhi aturan yang ada. Kalau semuanya kita melakukan komitmen yang kuat untuk melaksanakan itu dengan baik saya pikir tidak ada hambatan ataupun rintangan untuk menjadi tuan rumah di event internasional tersebut,” terangnya.
Jika penyelenggraan sukses akan berdampak pada ekonomi di Nusa Tenggara Barat baik itu ekonomi kreatif, kuliner, perhotelan dan transportasi. “Jadi kalau semuanya ini bergerak akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga dari situlah kita bisa mengambil pelajarannya yang terjadi beberapa hari yang lalu, tidak boleh terjadi lagi pada waktu penyelenggara MotoGP,” kata Politikus Nasdem.
Menurutnya, sudah cukup kasus-kasus doping terkait dengan World Anti Doping Agency (WADA) yang memberikan sanksi kepada kita. Sehingga tidak boleh mengibarkan bendera Merah Putih pada saat kita menjadi pemenang di Piala Thomas itu harus menjadi catatan penting. Baca juga: Ducati Sangkal Berkomentar Unboxing Ilegal WSBK Indonesia 2021
“Dan betapa pentingya integritas, betapa pentingnya aturan main, mengikuti segala jenis peraturan yang telah ditetapkan oleh lembaga-lembaga internasional yang bergerak di bidang olahraga. Terkadang kita meremehkan hal-hal sepele yang sifatnya teknis maupun administratif, inilah yang menjadi pelajaran berharga bagi kita sehingga ke depan tidak akan terulang lagi,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :