Profil Raden Aria Wangsakara, Tokoh Banten yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Jum'at, 12 November 2021 - 13:55 WIB
loading...
Profil Raden Aria Wangsakara,...
Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin berbincang di depan lukisan bergambar Raden Aria Wangsakara. Foto/Instagram @kyai_marufamin
A A A
JAKARTA - Profil Raden Aria Wangsakara , salah satu tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2021, menarik untuk diketahui masyarakat luas. Tokoh ini dikenal sebagai ulama, pejuang antikolonialisme, serta pendiri Tangerang.

Raden Aria Wangsakara lahir di Sumedang pada 1615. Dikutip dari akun Instagram @kemensosri, Raden Aria Wangsakara pindah dari Sumedang ke Banten karena berbeda sikap dengan saudara-saudaranya yang memihak penjajah dan Mataram (yang telah bersekutu dengan Kompeni). Di Banten, dia diterima Sultan Abdul Mufakhir, penguasa Kesultanan Banten.

Pada 1636, Raden Aria Wangsakara diutus Sultan untuk naik haji. Di Makkah, Wangsakara berhasil memperoleh surat pengakuan Banten oleh Syarif Makkah, sebagai kepanjangan dari otoritas politik Turki Utsmani (Ottoman).

Setelah kembali ke Banten, dia diberi Kiai Mas Haji Wasangraja, posisi elite penting Kesultanan Banten. Tahun 1654, ketika terjadi peperangan di Batavia antara Kesultanan Banten dengan VOC, dia mewakili Kesultanan Banten sebagai juru runding. Hasilnya, terjadi kesepakatan penghentian perang. Daerah yang dikuasai masing-masing dipertahankan.

Baca juga: Jejak Teuku Muhammad Hasan, Gubernur Pertama Sumatera yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Ketika terjadi peperangan tahun 1658-1659, Raden Aria Wangsakara mendapat mandat dari Sultan Ageng Tirtayasa untuk memimpin perang melawan VOC, yang berujung pada perjanjian damai 5 Juli 1659.

Setelah perang, Raden Aria Wangsakara mengubah strategi pertahanan dengan membuat permukiman dan kanal sehingga menjangkau daerah Tangerang pedalaman. Dia juga bertindak dalam urusan menyantuni korban perang, terutama para anak yatim dan janda.

Baca juga: Ternyata Begini Tata Cara Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional

Raden Aria Wangsakara wafat pada 15 Agustus 1681, kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Tangerang.

Atas jasa dan pengorbanannya, Raden Aria Wangsakara dianugerahi gelar Pahlawan Nasional , berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 109/TK/TH 2021 tanggal 25 Oktober 2021.

Selain Raden Aria Wangsakara, ada tiga tokoh lainnya yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Mereka adalah Tombolotutu, tokoh dari Provinsi Sulawesi Tengah; Sultan Aji Muhammad Idris dari Provinsi Kalimantan Timur; dan Haji Usmar Ismail dari DKI Jakarta.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
GMNI Desak Pemerintah...
GMNI Desak Pemerintah Tetapkan Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional
Peringati 80 Tahun Peristiwa...
Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kenang Perjuangan Pahlawan
Kapolri Ziarah ke Makam...
Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah: Mengenang Pahlawan Nasional Buruh!
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved