Sambut Hari Pahlawan, SINOVAC Apresiasi Garda Terdepan Covid-19 di Indonesia

Kamis, 11 November 2021 - 17:17 WIB
loading...
Sambut Hari Pahlawan,...
Produsen vaksin Sinovac pada Hari Pahlawan merilis video penghormatan kepada tenaga kesehatan, relawan, dan pemerintah Indonesia atas segala upaya dan kontribusi dalam menangani pandemi Covid-19. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Memperingati Hari Pahlawan , produsen vaksin Sinovac mempersembahkan sebuah video layanan masyarakat. Video berdurasi 30 detik yang ditayangkan televisi swasta itu dibuat sebagai penghormatan kepada tenaga kesehatan, relawan, dan pemerintah Indonesia atas segala upaya dan kontribusi dalam menangani pandemi Covid-19.

Representasi SINOVAC Biotech Ltd, Liu Peicheng mengatakan, dokter, perawat, staf pendukung rumah sakit, dan paramedis darurat telah mengerahkan segenap tenaga dan mempertaruhkan keselamatan diri demi memberikan perawatan dan perlindungan bagi masyarakat. Baik relawan medis maupun nonmedis juga memenuhi panggilan berbakti untuk membantu upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Hari ini kami menghormati para pejuang yang telah kehilangan nyawa dan yang tetap menjunjung tinggi komitmennya atas segala pengorbanan dan dedikasi. Mereka adalah sosok pahlawan bagi dunia saat ini," kata Liu Peicheng dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Vaksin Sinovac Dinilai Aman untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Lebih dari 2.000 tenaga kesehatan di Indonesia telah gugur dalam perjuangan melawan COVID-191. Tanpa kenal lelah dalam merawat dan mengobati para pasien Covid-19, mereka rela mengambil risiko terpapar bahaya dari virus hingga beban kerja yang berat. Sebanyak 9.774 kasus pasien positif masih memerlukan perawatan medis hingga 8 November, dengan 244 kasus baru Covid-19 di hari yang sama. Secara total, 4.095.078 pasien telah pulih dari 4.248.409 kasus yang dikonfirmasi.

"Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya keras dalam menangani pandemi, melalui kolaborasi dengan dinas provinsi, rumah sakit, pakar kesehatan, dan pihak swasta untuk memaksimalkan tindakan pencegahan dan pemulihan. Meskipun Indonesia adalah negara kepulauan yang berpenduduk padat, pemerintah berhasil bergerak cepat untuk mengimplementasikan program vaksinasi nasional, dan hal ini telah patut diapresiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," kata Liu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Soal Masih Ada...
Bahlil Soal Masih Ada Penolakan Gelar Pahlawan Soeharto: Mudah-mudahan Mereka Bisa Ikhlaskan
Rahmah El Yunusiyyah...
Rahmah El Yunusiyyah sang Pahlawan Nasional
Ridwan Bae: Warisan...
Ridwan Bae: Warisan Soeharto Tetap Relevan, dari Infrastruktur hingga Stabilitas Nasional
Gus Ipul Sebut Mulai...
Gus Ipul Sebut Mulai Ada Usulan BJ Habibie Jadi Pahlawan Nasional
Profil Mochtar Kusumaatmadja,...
Profil Mochtar Kusumaatmadja, Mantan Menlu dan Pakar Hukum Internasional yang Dianugerahi Pahlawan Nasional
Soeharto Pahlawan Nasional,...
Soeharto Pahlawan Nasional, Fadli Zon Beberkan Alasannya
Ratusan Tenaga Kesehatan...
Ratusan Tenaga Kesehatan Bersinergi, Dorong Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kolaborasi Tenaga Kesehatan...
Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Edukasi Publik di Hari Prematur Sedunia 2025
Peringati Hari Pahlawan,...
Peringati Hari Pahlawan, Kogabwilhan III Gelar Trisula Heroes Run 2025
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
Demi Hadiri Pemakaman...
Demi Hadiri Pemakaman Temon, Mongol Stres Rela Naik Pesawat Kelas Bisnis dari Bali
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Berita Terkini
Polri Gandeng FBI Cek...
Polri Gandeng FBI Cek Dolar yang Disita dari Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Kejagung Tegaskan Febrie...
Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tidak ke Luar Negeri
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved