Ini Alasan Majelis Hakim Mengapa Jumhur Hidayat Tak Ditahan
Kamis, 11 November 2021 - 15:09 WIB
loading...
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis pentolan KAMI Jumhur Hidayat 10 bulan penjara. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat 10 bulan penjara.
Jumhur dinilai melakukan penyebaran kabar tak lengkap tentang Omnibus Law UU Ciptaker. Meski telah divonis, namun majelis hakim tidak menyatakan Jumhur harus ditahan.
"Terdakwa saat sidang kooperatif, beberapa kali terdakwa juga mengalami sakit, harus dioperasi, dan melakukan perawatan. Maka itu, majelis hakim menimbang meski terdakwa dijatuhi pidana, tak perlu dilakukan penahanan," ujar Ketua Majelis Hakim, Hapsoro Restu Widodo di persidangan, Kamis (11/11/2021).
Baca juga: Divonis 10 Bulan Penjara, Jumhur Hidayat Tak Ditahan
Jumhur Hidayat divonis 10 bulan penjara karena dinilai melanggar pasal 15 Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 yang isinya barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat.
Jumhur dinilai melakukan penyebaran kabar tak lengkap tentang Omnibus Law UU Ciptaker. Meski telah divonis, namun majelis hakim tidak menyatakan Jumhur harus ditahan.
"Terdakwa saat sidang kooperatif, beberapa kali terdakwa juga mengalami sakit, harus dioperasi, dan melakukan perawatan. Maka itu, majelis hakim menimbang meski terdakwa dijatuhi pidana, tak perlu dilakukan penahanan," ujar Ketua Majelis Hakim, Hapsoro Restu Widodo di persidangan, Kamis (11/11/2021).
Baca juga: Divonis 10 Bulan Penjara, Jumhur Hidayat Tak Ditahan
Jumhur Hidayat divonis 10 bulan penjara karena dinilai melanggar pasal 15 Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 yang isinya barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat.
Lihat Juga :