Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021, Bawa Ide Sustainable Bioplastic
Kamis, 11 November 2021 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Inovasi sustainable bioplastic dari Tim Ijo yang beranggotakan Rahadiyan Dewangga Garuda dan Nia Julies ini menjadi salah satu solusi penting untuk menyelamatkan Indonesia dan dunia dari kerusakan lingkungan akibat sampah plastik. Karena terbuat dari bahan alami, sedotan buatan Tim Ijo nantinya dapat dengan mudah terurai dengan sendirinya (biodegradable), sehingga dapat mengurangi jumlah sampah plastik di bumi.
Selain mengurangi sampah plastik, ide Rahadiyan dan Nia ini juga akan mendorong kemajuan budidaya rumput laut. Kemudian meningkatkan kesejahteraan para petani rumput laut dan pada saat yang sama membantu konservasi kawasan perairan laut dalam jangka panjang. Selain itu, rumput laut juga dikenal memiliki manfaat kesehatan sehingga seastraw buatan Tim Ijo nantinya dapat dimakan dengan aman.
Rahadiyan dan Nia yang merupakan profesional muda ini mengikuti kompetisi Battle of Minds sejak Mei 2021. Setelah memenangkan kompetisi tingkat nasional pada September, mereka kemudian mewakili Indonesia di tingkat internasional. Mereka bersaing dengan 12 negara lainnya yakni Mesir, Kenya, Bangladesh, Rusia, Serbia, Pakistan, Vietnam, Nigeria, Brazil, Inggris, Amerika Serikat, dan Venezuela.
HR & Inclusion Director BAT Indonesia, Widyo Rulyantoko mengatakan, prestasi ini sangat membanggakan. Dia sangat senang melihat anak-anak muda sekarang menunjukkan kepedulian dan turut berpartisipasi secara langsung dalam membantu pencapaian Sustainable Development Goals.
“Battle of Minds sendiri merupakan wujud komitmen BAT terhadap agenda keberlanjutan (sustainability) yang merupakan bagian dari visi kami untuk menciptakan masa depan yang lebih baik (a better tomorrow), dengan menempatkan environment, social, and governance (ESG) di posisi terdepan dalam setiap aktivitas bisnis yang kami lakukan,” tuturnya.
Selain mengurangi sampah plastik, ide Rahadiyan dan Nia ini juga akan mendorong kemajuan budidaya rumput laut. Kemudian meningkatkan kesejahteraan para petani rumput laut dan pada saat yang sama membantu konservasi kawasan perairan laut dalam jangka panjang. Selain itu, rumput laut juga dikenal memiliki manfaat kesehatan sehingga seastraw buatan Tim Ijo nantinya dapat dimakan dengan aman.
Rahadiyan dan Nia yang merupakan profesional muda ini mengikuti kompetisi Battle of Minds sejak Mei 2021. Setelah memenangkan kompetisi tingkat nasional pada September, mereka kemudian mewakili Indonesia di tingkat internasional. Mereka bersaing dengan 12 negara lainnya yakni Mesir, Kenya, Bangladesh, Rusia, Serbia, Pakistan, Vietnam, Nigeria, Brazil, Inggris, Amerika Serikat, dan Venezuela.
HR & Inclusion Director BAT Indonesia, Widyo Rulyantoko mengatakan, prestasi ini sangat membanggakan. Dia sangat senang melihat anak-anak muda sekarang menunjukkan kepedulian dan turut berpartisipasi secara langsung dalam membantu pencapaian Sustainable Development Goals.
“Battle of Minds sendiri merupakan wujud komitmen BAT terhadap agenda keberlanjutan (sustainability) yang merupakan bagian dari visi kami untuk menciptakan masa depan yang lebih baik (a better tomorrow), dengan menempatkan environment, social, and governance (ESG) di posisi terdepan dalam setiap aktivitas bisnis yang kami lakukan,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :