Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021, Bawa Ide Sustainable Bioplastic
Kamis, 11 November 2021 - 12:23 WIB
loading...
Tim Ijo menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia. Mereka berhasil menjadi juara 1 kompetisi tingkat dunia Battle of Minds 2021. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tim Ijo menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia. Mereka berhasil menjadi juara 1 kompetisi tingkat dunia Battle of Minds 2021. Menyingkirkan perwakilan terbaik dari 24 negara dari seluruh dunia.
Pengumuman pemenang dilakukan virtual akhir minggu lalu dan dihadiri manajemen Global BAT dan BTomorrow Ventures di Inggris selaku penyelenggara kompetisi, serta para finalis dari seluruh dunia. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak keikutsertaannya pada 2019.
“Sangat sulit dipercaya bahwa kami bisa menjadi juara utama. Kami hanya berharap bahwa kami akan masuk ke dalam 10 besar saja. Dengan kemenangan ini, kami semakin dekat dengan mimpi kami yang ingin menggantikan produk sedotan berbahan plastik sekali pakai dengan produk kami yang lebih ramah lingkungan, mudah diproduksi, mudah terurai secara alami dan tentunya memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” kata anggota Tim Ijo, Rahadiyan Garuda Dewangga dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (11/11/2021).
Tim Ijo yang membawa ide sustainable bioplastic berhasil memperoleh pendanaan dari BTomorrow Ventures senilai 50.000 poundsterling atau hampir Rp1 miliar.Sustainable bioplastic sendiri merupakan inovasi untuk memproduksi sedotan berbahan dasar rumput laut (seastraw) yang menjadi terobosan pengganti sedotan plastik yang lebih ramah lingkungan, murah dan mudah diproduksi (sustainable), dan bahkan dapat dimakan.
The United Nations Environment Programme (UNEP) mencatat, saat ini penduduk di seluruh dunia memproduksi total 300 juta ton sampah plastik setiap tahun. Sedangkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia sendiri menghasilkan sampah plastik sebanyak 64 juta ton per tahun, yang mana salah satunya berasal dari plastik sekali pakai.
Pengumuman pemenang dilakukan virtual akhir minggu lalu dan dihadiri manajemen Global BAT dan BTomorrow Ventures di Inggris selaku penyelenggara kompetisi, serta para finalis dari seluruh dunia. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak keikutsertaannya pada 2019.
“Sangat sulit dipercaya bahwa kami bisa menjadi juara utama. Kami hanya berharap bahwa kami akan masuk ke dalam 10 besar saja. Dengan kemenangan ini, kami semakin dekat dengan mimpi kami yang ingin menggantikan produk sedotan berbahan plastik sekali pakai dengan produk kami yang lebih ramah lingkungan, mudah diproduksi, mudah terurai secara alami dan tentunya memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” kata anggota Tim Ijo, Rahadiyan Garuda Dewangga dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (11/11/2021).
Tim Ijo yang membawa ide sustainable bioplastic berhasil memperoleh pendanaan dari BTomorrow Ventures senilai 50.000 poundsterling atau hampir Rp1 miliar.Sustainable bioplastic sendiri merupakan inovasi untuk memproduksi sedotan berbahan dasar rumput laut (seastraw) yang menjadi terobosan pengganti sedotan plastik yang lebih ramah lingkungan, murah dan mudah diproduksi (sustainable), dan bahkan dapat dimakan.
The United Nations Environment Programme (UNEP) mencatat, saat ini penduduk di seluruh dunia memproduksi total 300 juta ton sampah plastik setiap tahun. Sedangkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia sendiri menghasilkan sampah plastik sebanyak 64 juta ton per tahun, yang mana salah satunya berasal dari plastik sekali pakai.
Lihat Juga :