Komnas HAM Bentuk Tim Penyelidikan Kekerasan KKB di Distrik Kiwirok Papua

Rabu, 10 November 2021 - 11:53 WIB
loading...
Komnas HAM Bentuk Tim...
Komnas HAM membentuk tim pemantauan dan penyelidikan peristiwa kekerasan di Distrik Kiwirok, Papua. Foto/Ilustrasi KKB/Satgas Nemangkawi
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) membentuk tim pemantauan dan penyelidikan peristiwa kekerasan di Distrik Kiwirok, Papua. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerbu puskesmas dan menyerang tenaga kesehatan, hingga menyebabkan korban jiwa pada September 2021 lalu.

"Komnas HAM sedang menurunkan tim untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan peristiwa Kiwirok dan beberapa distrik lainnya," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI Choirul Anam dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/11/2021).

Anam mengatakan, tim yang terdiri dari Komnas HAM dan Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua saat ini masih berada di Distrik Oksibil. Dia berharap segera bisa ke lokasi peristiwa, khususnya Distrik Kiwirok.

Baca juga: Sindir Tiap Hari Tangkap Teroris, Fadli Zon Minta Densus 88 Urus KKB di Papua

"Kami sudah sampaikan harapan kami agar bisa ke Kiwirok kepada beberapa elemen masyarakat, termasuk Pemda," tuturnya.

Sementara itu, Staf Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua Melky menyebut pentingnya datang dan melihat kondisi agar peristiwa semakin terang benderang.

"Ini juga bagian dari proses awal pendalaman keterangan yang telah didapat, khususnya dari para nakes," ujarnya.

"Semoga damai, keadilan, kesejahteraan Papua dapat kita rasakan bersama," tutupnya.

Baca juga: Disergap Teroris KKB, 2 Pasukan TNI Polri Kena Tembak di Intan Jaya Papua
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved