Jabat Panglima TNI, Jenderal Andika Berpeluang Ramaikan Bursa Capres 2024

Minggu, 07 November 2021 - 15:30 WIB
loading...
Jabat Panglima TNI,...
Jenderal TNI Andika Perkasa bakal menjadi Panglima TNI usai dipilih langsung Presiden Jokowi dan disetujui DPR. Membuka peluang dirinya dalam Capres 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI Andika Perkasa bakal menjadi Panglima TNI usai dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan disetujui DPR. Dengan terpilihnya Jenderal Andika menjadi Panglima TNI, membuka peluang dirinya dalam bursa Capres 2024.

Baca juga: DPR ke Rumah Andika Perkasa Sore Ini, Diwakilkan 2 Orang per Fraksi

"Walapun saya percaya, Pak Andika akan berpegang teguh pada Sapta Marga dan tidak akan pernah mau memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan Pilpres. Tetapi kalau rakyat menginginkan beliau, mau bilang apa? Itu hak rakyat yang tidak boleh dibatasi," kata Sekjen DPN Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Said Salahuddin dalam keterangannya, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: Wapres Ingin Jenderal Andika Lakukan Pendekatan Humanis Tangani Konflik Papua

Menurut Said, persetujuan DPR atas pencalonan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI tampaknya bakal mempengaruhi peta Pilpres 2024.

"Kalau selama ini namanya belum muncul dalam hasil survei, maka satu tahun ke depan saya prediksi situasinya mungkin akan lain. Nama Jenderal Andika bisa saja moncer dalam hasil survei sebagai kandidat capres potensial," jelasnya.

Said menyebut, penilaian masyarakat cukup sederhana dengan mencari sosok yang memiliki kecakapan tertentu termasuk dalam hal ini Andika.

"Ada yang senang dengan figur berlatar belakang militer karena tidak diragukan semangat NKRI-nya. Ada yang senang dengan penampilan fisik yang gagah dan murah senyum, dan sebagainya," katanya.

"Nah, ciri dan kriteria yang diimajinasikan oleh masyarakat itu boleh jadi dianggap terwakili pada figur Pak Andika. Maka ketika petugas survei bertanya tentang siapa figur capres yang mereka inginkan, nama Jenderal bintang empat itu bisa menjadi jawaban spontan masyarakat sebagai responden survei," tambahnya.

Kalau masyarakat sudah menunjukkan aspirasinya melalui survei, kata Said, partai politik mana pun siap mengusung Andika secepatnya.

"Tetapi menurut saya sekarang ini masyarakat tidak boleh melakukan upaya yang terkesan mendorong-dorong Jenderal Andika bermain politik selama beliau masih menjabat Panglima TNI. Selain tidak etis, hal itu dapat menimbulkan kecanggungan bagi diri Pak Andika sendiri," ungkapnya.

Namun lanjut Said, pada tingkat tertentu pastilah akan muncul perasaan tidak enak hati pada diri Andika. Sebab, pada satu sisi jabatan Andika menuntutnya untuk berkonsentrasi penuh memperkuat pertahanan negara, tetapi di sisi lain ada masyarakat menginginkannya sebagai capres.

"Nah, di sinilah saya kira masyarakat perlu bersabar dengan lebih memfokuskan diri pada dukungan terhadap beliau untuk menjalankan tugas sebagai Panglima TNI dengan sebaik-baiknya. Barulah nanti dilihat lagi situasinya ke depan akan seperti apa," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Akrab Anies dan...
Momen Akrab Anies dan Ganjar Bertemu, Netizen: Menyala Pak!
Anies Baswedan Beri...
Anies Baswedan Beri Hormat saat Presiden Prabowo Berikan Sambutan
Soal Luhut Jadi Penasihat...
Soal Luhut Jadi Penasihat Prabowo, JK: Untuk Kemajuan Bangsa Boleh Saja
4 Pangkostrad Pernah...
4 Pangkostrad Pernah Jabat Komandan Kodiklatad, 2 Diantaranya Sukses Jadi Panglima TNI
Sikapi Kecurangan Pemilu...
Sikapi Kecurangan Pemilu 2024, Mahkamah Rakyat Dinilai Jadi Alternatif Mencari Keadilan
Soal Putusan Sengketa...
Soal Putusan Sengketa Pilpres 2024, MK Pastikan Sesuai Jadwal
3 Fakta Kisah Cinta...
3 Fakta Kisah Cinta Jenderal Andika Perkasa, Berawal dari Perjodohan yang Dirancang Jenderal AM Hendropriyono
Kisah Asmara Jenderal...
Kisah Asmara Jenderal Andika Perkasa dengan Putri Legenda Intelijen Kopassus
Kennedy Dukung Trump,...
Kennedy Dukung Trump, Mundur sebagai Capres Independen di Beberapa Negara Bagian AS
Rekomendasi
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved