UID-Gajah Tunggal Perluas Cakupan Sentra Vaksinasi Covid-19

Sabtu, 06 November 2021 - 11:12 WIB
loading...
UID-Gajah Tunggal Perluas...
Demi mengatasi pandemi Covid-19 (virus Corona), United in Diversity (UID) dan Yayasan Indonesia untuk Semua (YIUS) memperluas cakupan sentra vaksinasi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Demi mengatasi pandemi Covid-19 , United in Diversity (UID) dan Yayasan Indonesia untuk Semua (YIUS) memperluas cakupan sentra vaksinasi.

Baca juga: Update Covid-19: Positif 4.247.320 Orang, 4.092.586 Sembuh, dan 143.519 Meninggal

Ketua Pembina UID, Tuti Hadiputranto mengatakan, pendirian sentra sentra vaksinasi UID dan YIUS telah berlangsung sejak awal September yang ditujukan ke berbagai kota di Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan.

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Datangkan 69.030 Dosis Vaksin Pfizer

"Tujuannya untuk lebih mendekatkan pelayanan vaksinasi ke tengah-tengah lingkungan warga," kata Tuti Hadiputranto, Sabtu (6/11/2021).

Tuti mengungkapkan, program ini berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, pemerintahan daerah setempat, dinas kesehatan, puskesmas serta instansi TNI dan Polri.

"Untuk mendukung upaya Pemerintah meningkatkan percepatan laju vaksinasi, serta mendorong pemerataan target pencapaiannya antar-daerah Indonesia," ucapnya.

Muliawan Margadana, mewakili Gajah Tunggal dan perusahaan sponsor menyampaikan terima kasih atas dorongan dan apresiasi pihak pemerintah terhadap kolaborasi dengan dunia usaha dalam kerja besar, bersama memperluas cakupan vaksinasi dan mendorong laju percepatannya.

"Kegiatan yang dilakukan melalui kemitraan dengan pihak swasta yang mendukung dengan sarana dan prasarana, tenaga vaksinator, serta memobilisasi masyarakat telah dinilai Pemerintah sebagai sangat efektif dalam mempercepat pencapaian target vaksinasi," jelasnya.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, meninjau sentra vaksinasi di Pangkalan TNI-AL di Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Sentra ini menjadi salah satu titik dari perluasan cakupan vaksinasi massal UID-YIUS ke Pulau Kalimantan yang didukung Gajah Tunggal, PT Bukit Baiduri Energi, PT Indexim Coalindo, PT Pelsart Tambang Kencana, PT Indo Muro Kencana, PT Kasongan Bumi Kencana, dan PT Khotai Makmur Insan Abadi.

Cakupan misi sosial UID-YIUS di Kalimantan seluruhnya akan meliputi 33 kecamatan, yang terbagi di provinsi provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Kegiatan sentra vaksinasinya telah berlangsung sejak Selasa (2/11/2021) di Kotawaringin Barat dan di Katingan, Kalimantan Tengah, serta di Kutai Timur, Kalimantan Timur dan di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Sahbirin Noor dalam sambutannya di sentra vaksinasi di kompleks Mako Lanal Kotabaru itu menyampaikan terima kasih kepada PT Pelsart Tambang Kencana yang telah menyumbangkan 20 ribu dosis vaksin kepada Kabupaten Kotabaru.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Bupati Kotabaru yang telah menggelorakan vaksinasi di seluruh wilayahnya. Kata dia, tidak usah takut akan kehabisan persediaan vaksin karena bisa meminta lagi ke pemerintah provinsi.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepulangnya dari meresmikan jembatan Sei Alalak, Banjarmasin (21/10) telah mengirimkan lagi 200 ribu dosis vaksin untuk Kalimantan Selatan.

"Pesan beliau apa? Segera habiskan, habiskan, habiskan. Ini adalah untuk kekebalan rakyat kita di dalam menghadapi Covid-19," ungkap Sahbirin Noor dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengharapkan, target vaksinasi di Kalimantan Selatan yang sekarang sudah lebih 40 persen, bisa mencapai 60 sampai 70 persen di akhir tahun seperti yang diharapkan Presiden.

"Yakin dan percayalah yang dilakukan pemerintah adalah menjaga rakyatnya untuk bisa bertahan menghadapi Covid-19. Negara hadir saat rakyat dalam kesusahan, khususnya menghadapi Covid-19 ini," ujarnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved