Cegah Karhutla Dini di Sumatera Melalui Modifikasi Cuaca
Jum'at, 05 Juni 2020 - 00:21 WIB
loading...
A
A
A
“Potensi hujan masih ada, jadi kita lakukan TMC dengan melakukan penyemaian garam agar terjadi hujan dan lahan gambut tetap basah,” kata Ferdian.
Ferdian menegaskan pembasahan gambut dan pencegahan karhutla harus terus dilakukan dengan melaksanakan patroli oleh Manggala Agni dan Brigdalkarhut Ditjen KSDAE. Namun pengawasan itu tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Selain patroli pengawasan di lapangan, petugas juga melakukan sosialisasi tentang pemadaman secara dini. Sementara, untuk wilayah remote area diupayakan pemadaman melalui udara. (Baca juga: Pimpinan DPR Usulkan Sekolah Daring dengan Pola Normal)
Berdasarkan data Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level 80%, total jumlah hotspot pada periode 1 Januari-3 Juni 2020 terdapat 826 titik. Jumlah itu menurun sekitar 39,44% dibanding periode sama pada 2019. Ketika itu total hotspot mencapai 1.364 titik.
Ferdian menegaskan pembasahan gambut dan pencegahan karhutla harus terus dilakukan dengan melaksanakan patroli oleh Manggala Agni dan Brigdalkarhut Ditjen KSDAE. Namun pengawasan itu tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Selain patroli pengawasan di lapangan, petugas juga melakukan sosialisasi tentang pemadaman secara dini. Sementara, untuk wilayah remote area diupayakan pemadaman melalui udara. (Baca juga: Pimpinan DPR Usulkan Sekolah Daring dengan Pola Normal)
Berdasarkan data Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level 80%, total jumlah hotspot pada periode 1 Januari-3 Juni 2020 terdapat 826 titik. Jumlah itu menurun sekitar 39,44% dibanding periode sama pada 2019. Ketika itu total hotspot mencapai 1.364 titik.
(kri)
Lihat Juga :