Ketua KPK Firli Bahuri Ungkap Maraknya Pelaku Ekonomi Terjerat Korupsi

Selasa, 02 November 2021 - 14:59 WIB
loading...
Ketua KPK Firli Bahuri...
Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan alasan dibentuknya Direktorat Anti Korupsi Badan Usaha pada KPK. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hampir setiap kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melibatkan pelaku ekonomi. Itu sebabnya belum lama ini KPK membentuk Direktorat Anti Korupsi Badan Usaha.

"Direktorat Anti Korupsi Badan Usaha, kami bentuk karena niatannya adalah begitu banyak kalangan swasta, pelaku ekonomi yang terlibat di dalam praktik-praktik korupsi. Karena menduduki peringkat pertama tindak pidana korupsi dilakukan dan melibatkan para kalangan swasta dan pelaku ekonomi," ungkap Ketua KPK Firli Bahuri dalam Webinar Anti Korupsi Badan Usaha yang bertajuk Mencegah Korupsi: Mengikis Suap di Perizinan Perumahan, Selasa (2/11/2021).

Firli menjelaskan, Direktorat Anti Korupsi Badan Usaha dibentuk setelah UU KPK yang baru. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya praktik korupsi yang melibatkan para pelaku ekonomi. Sebab, menurut Firli, para pelaku ekonomi sangat besar andilnya dalam kemajuan bangsa.

"Itulah keinginan kita, bagaimana kita bisa mencegah supaya rekan-rekan anak bangsa, pelaku usaha yang telah memberikan andil besar untuk kemajuan masyarakat, kemajuan bangsa, tidak terlibat dengan praktik-praktik korupsi," ucapnya.

Baca juga: Ketua KPK Dukung Jaksa Agung Kaji Hukuman Mati Koruptor

Firli membeberkan, Direktorat Anti Korupsi Badan Usaha memiliki enam sektor perhatian. Keenam sektor perhatian tersebyt bergerak di bidang kesehatan; infrastruktur; minyak dan gas (migas); kehutanan; pangan; serta keuangan. Dalam kesempatan itu, Firli mengajak kepada para pelaku ekonomi untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi.

"Hari ini memang kita mengajak rekan-rekan yang memberikan andil dalam sektor infrastruktur termasuk perumahan di dalamnya. sektor infrastruktur dan perumahan memberi andil besar kepada pertumbuhan ekonomi, tidak hanya sekadar pertumbuhan ekonomi tetapi juga telah membangkitkan satu tempat industri yang berpengaruh dengan sektor perumahan dan infrastruktur," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Cari Keadilan, Arief...
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Ajukan PK ke Mahkamah Agung
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Rekomendasi
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved