Ketua MUI Cholil Nafis: Hadir Menjawab Persoalan Bangsa, Rakyat akan Pilih Partai Perindo
Senin, 01 November 2021 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan kunci untuk menjadi pemimpin harus dipercaya oleh rakyat. Artinya, seorang calon pemimpin harus menanamkan kepercayaan kepada masyarakat, sehingga calon pemimpin tersebut dipilih rakyat. "Harus menanamkan kepercayaan dahulu sama ketika presiden dipilih itu dipercaya dulu, baru yang lain-lain ikut," ujar Cholil.Baca juga: Perindo: Kehadiran Nabi Muhammad Juga Membawa Kesejahteraan
Selain dipercaya, menurutnya calon pemimpin harus bersikap jujur, memiliki komitmen tinggi, amanah dan mempunyai jiwa karakter kepemimpinan yang merakyat. "Kalau nggak punya komitmen ya selesai. Kalau dia sudah punya komitmen pasti dipercaya dan memiliki karakter pemimpin yang merakyat sebagai cermin dari masyarakat yang dipimpin," ungkapnya.
Dia juga menegaskan seorang pemimpin harus mampu menghapuskan segala bentuk diskriminasi terhadap masyarakat miskin dan perempuan sebagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memimpin umatnya.
Cholil menyebut, Nabi Muhammad SAW bukan sekadar utusan Allah SWT yang menyebarkan ajaran Islam kepada umat manusia. Pasalnya, konsep pembangunan masyarakat dan negara di bawah kepemimpinan Nabi Muhammad SAW serta keteladanan Rasulullah SAW mampu memperkuat persatuan, kesatuan dalam meningkatkan kesejahteraan. "Rasulullah SAW adalah figur yang memodernisasi masyarakat Arab pada zamannya. Nabi Muhammad SAW menghapuskan diskriminasi terhadap perempuan dan masyarakat miskin," kata Cholil.
Selain dipercaya, menurutnya calon pemimpin harus bersikap jujur, memiliki komitmen tinggi, amanah dan mempunyai jiwa karakter kepemimpinan yang merakyat. "Kalau nggak punya komitmen ya selesai. Kalau dia sudah punya komitmen pasti dipercaya dan memiliki karakter pemimpin yang merakyat sebagai cermin dari masyarakat yang dipimpin," ungkapnya.
Dia juga menegaskan seorang pemimpin harus mampu menghapuskan segala bentuk diskriminasi terhadap masyarakat miskin dan perempuan sebagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memimpin umatnya.
Cholil menyebut, Nabi Muhammad SAW bukan sekadar utusan Allah SWT yang menyebarkan ajaran Islam kepada umat manusia. Pasalnya, konsep pembangunan masyarakat dan negara di bawah kepemimpinan Nabi Muhammad SAW serta keteladanan Rasulullah SAW mampu memperkuat persatuan, kesatuan dalam meningkatkan kesejahteraan. "Rasulullah SAW adalah figur yang memodernisasi masyarakat Arab pada zamannya. Nabi Muhammad SAW menghapuskan diskriminasi terhadap perempuan dan masyarakat miskin," kata Cholil.
(cip)
Lihat Juga :