Gatot Nurmantyo soal Patung Museum Kostrad: Nanti Orang Aceh Ambil Monas
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Gatot melihat ada indikasi-indikasi sehingga merasa harus memberi peringatan. ”Yang bikin saya berteriak itu kan karena di Markas Kostrad. Saya ngomong seperti itu karena tidak ada yang boleh berbicara. Berarti ada proses intimidasi. Boleh dong saya punya intuisi, pribadi saya ini,” kata presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu.
Gatot pada September lalu membuat pernyataan kontroversial. Dia mengaku melihat indikasi penyusupan PKI di tubuh TNI. Salah satu indikasi itu adalah hilangnya patung Abdul Haris Nasution, Soeharto, dan Sarwo Edhie Wibowo, tiga tokoh penting penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Kostrad.
Baca juga: Barikade 98 Nilai Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal Isu PKI Bertujuan Politik
Pernyataan itu segera dibantah Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurrachman. Menurut dia, patung diambil mantan Pangkostrad Azmyn Yusri Nasution yang membuatnya. ”Semestinya konfirmasi dulu ke Kostrad sebelum membuat pernyataan,” kata Dudung.
Tetapi penjelasan itu terasa janggal bagi Gatot. Sampai saat ini pemindahan tiga patung diorama di Museum Dharma Bhakti Kostrad tidak masuk akal baginya. ”Apa bisa orang memberi sesuatu buat museum terus nanti diambil. Ini museum lho ya? Ada aturannya. Nanti orang Aceh bisa ambil monas dong,” kata Gatot.
Gatot pada September lalu membuat pernyataan kontroversial. Dia mengaku melihat indikasi penyusupan PKI di tubuh TNI. Salah satu indikasi itu adalah hilangnya patung Abdul Haris Nasution, Soeharto, dan Sarwo Edhie Wibowo, tiga tokoh penting penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Kostrad.
Baca juga: Barikade 98 Nilai Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal Isu PKI Bertujuan Politik
Pernyataan itu segera dibantah Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurrachman. Menurut dia, patung diambil mantan Pangkostrad Azmyn Yusri Nasution yang membuatnya. ”Semestinya konfirmasi dulu ke Kostrad sebelum membuat pernyataan,” kata Dudung.
Tetapi penjelasan itu terasa janggal bagi Gatot. Sampai saat ini pemindahan tiga patung diorama di Museum Dharma Bhakti Kostrad tidak masuk akal baginya. ”Apa bisa orang memberi sesuatu buat museum terus nanti diambil. Ini museum lho ya? Ada aturannya. Nanti orang Aceh bisa ambil monas dong,” kata Gatot.
(muh)
Lihat Juga :