Pemerintah Diminta Waspadai Intervensi Asing melalui Dana Hibah
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Muncul Wacana Iklan Rokok Bakal Dihapus Bikin Was-was Industri Tembakau
Dampak-dampak yang eksesif atas intervensi kebijakan ini, menurut Anggota Komisi XI DPR RI Misbhakun, kerap dilupakan oleh para pengampanye antitembakau. Alasannya, tujuan kampanye antitembakau dinilai bukan mendorong kesehatan publik, tapi mengintervensi kebijakan dengan cepat agar sesuai dengan kerangka global.
"Ini yang perlu kita hati-hati, karena yang terjadi akhirnya adalah susup-menyusupi kebijakan. Maka kita juga perlu membangun kewaspadaan bersama. Menjaga kemandirian negara, menjadikan tembakau industri strategis," katanya.
Misbhakun juga menjelaskan kampanye antitembakau kerap menegasikan konteks IHT yang merupakan salah satu komoditas unggulan nasional yang menjadi sumber pendapatan serangkaian rantai industri, termasuk jutaan petani tembakau, cengkih, sampai pekerja pabrik rokok. Intervensi kebijakan antitembakau serta merta akan mematikan orang-orang yang bergantung kepada IHT.
"(Intervensi) ini sangat berbahaya. Agenda-agenda asing yang masuk dalam proses pengambilan kebijakan kemudian menginfiltrasi dalam rangka bukan membangun kemandirian dan kedaulatan, tidak mencerminkan negara merdeka," katanya.
Dampak-dampak yang eksesif atas intervensi kebijakan ini, menurut Anggota Komisi XI DPR RI Misbhakun, kerap dilupakan oleh para pengampanye antitembakau. Alasannya, tujuan kampanye antitembakau dinilai bukan mendorong kesehatan publik, tapi mengintervensi kebijakan dengan cepat agar sesuai dengan kerangka global.
"Ini yang perlu kita hati-hati, karena yang terjadi akhirnya adalah susup-menyusupi kebijakan. Maka kita juga perlu membangun kewaspadaan bersama. Menjaga kemandirian negara, menjadikan tembakau industri strategis," katanya.
Misbhakun juga menjelaskan kampanye antitembakau kerap menegasikan konteks IHT yang merupakan salah satu komoditas unggulan nasional yang menjadi sumber pendapatan serangkaian rantai industri, termasuk jutaan petani tembakau, cengkih, sampai pekerja pabrik rokok. Intervensi kebijakan antitembakau serta merta akan mematikan orang-orang yang bergantung kepada IHT.
"(Intervensi) ini sangat berbahaya. Agenda-agenda asing yang masuk dalam proses pengambilan kebijakan kemudian menginfiltrasi dalam rangka bukan membangun kemandirian dan kedaulatan, tidak mencerminkan negara merdeka," katanya.
(abd)
Lihat Juga :