Kapolri Ingin Polisi Dicintai Masyarakat dan Mengukir Sejarah Baik

Rabu, 27 Oktober 2021 - 13:40 WIB
Kapolri Ingin Polisi Dicintai Masyarakat dan Mengukir Sejarah Baik
kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh personel Polri harus bisa beradaptasi dengan perubahan zaman dewasa ini. Mulai dari pesatnya kemajuan perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi yang akan berdampak pada marwah Polri di mata masyarakat.

Menurut Sigit, sebagai generasi penerus, seluruh anggota harus mengukir sejarah. Mulai dari prestasi, bekerja profesional serta bertugas sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga:
Cegah Lonjakan COVID-19 saat Libur Nataru, Kapolri: Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat

"Kalau kita mencatat dalam buku putih sejarah dengan prestasi untuk organisasi Polri maka akan dikenang baik oleh generasi penerus," kata Sigit saat meresmikan revitalisasi Museum Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).



Jenderal bintang empat itu mengingatkan di era serba keterbukaan informasi ini seluruh jajaran Polri harus bersikap bijaksana dan profesional. Mengingat, setiap tindakan yang dilakukan berdampak pada citra Polri. Karena itu, mantan Kabareskrim Polri ini menekan semangat perubahan sebagaimana konsep Presisi harus terus diimplementasikan.

"Ke depan saya inginkan polisi dicintai, karena kita melindungi dan mengayomi masyarakat. Karena itu Polri hadir di tengah-tengah masyarakat yang ingin kita ciptakan," ucap Sigit.

Baca Juga:
Kapolri: Gerakan Indonesia Optimis Diharap Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sigit juga menyampaikan restu atau dukungannya terhadap rencana pembangunan museum di Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya, tempat tersebut simbol dari lahirnya personel kepolisian yang selalu setia melayani dan mengayomi masyarakat.

Dibangunnya museum di Akpol juga diharapkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan sejarah panjang dari institusi Korps Bhayangkara di Indonesia. "Tentunya kita mendukung rencana ke depan, dengan mendirikan museum di Akpol, karena disanalah kita lahir, dan dari situlah tentunya kita harus ingat," tutur Sigit.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2479 seconds (11.210#12.26)