Naik Pesawat Wajib PCR, Epidemiolog Sebut Bagus untuk Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

Senin, 25 Oktober 2021 - 12:26 WIB
loading...
Naik Pesawat Wajib PCR,...
Persyaratan perjalanan udara Jawa-Bali yang wajib menyertakan hasil negatif tes PCR merupakan upaya mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Persyaratan perjalanan udara Jawa-Bali yang wajib menyertakan hasil negatif tes PCR merupakan upaya mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19. Epidemiolog menilai pengetatan syarat itu sudah tepat.

"Ya bagus lah kalau PCR. Seharusnya itu diberlakukan juga buat kereta api, kemudian buat bus, buat kapal laut, semua moda transportasi pakai PCR. Ya harusnya begitu," ujar Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono, Minggu (24/10/2021).

Dia mengatakan, aturan yang mewajibkan penumpang pesawat dengan menyertakan hasil pemeriksaan negatif Covid-19 dengan skema PCR itu memiliki sisi positif. "Positifnya, itu kan nilai PCR bisa benar-benar menjamin kalau dia benar-benar negatif, atau kalau dia positif, dia benar-benar positif. Kalau tes antigen kan masih ada error, masih ada kesalahan 5 persen," tuturnya.

Sehingga, PCR dinilai lebih akurat daripada tes antigen . Menurut dia, berbahaya jika tidak dilakukan pengetatan syarat penerbangan. "Ya terjadi penularan di pesawat lah, karena kapasitasnya ditingkatkan jadi 100 persen," imbuhnya.

Baca juga: PCR sebagai Syarat Terbang, Novita Wijayanti: Komunikasi dan Koordinasikan dengan Lintas Kementerian

Apalagi, pandemi Covid-19 gelombang ketiga kini mengancam Indonesia. Sehingga, pengetatan syarat penerbangan itu menjadi sebuah keharusan.

"Ya harus, tapi untuk semua transportasi harusnya, ya harus untuk mencegah kemungkinan gelombang ketiga," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Haru Anak Korban...
Momen Haru Anak Korban Pesawat ATR Bacakan Puisi dan Doakan Jenazah Ayahnya
Pilot Airbus A400M Bakal...
Pilot Airbus A400M Bakal Jalani Latihan 30 Hari Kerja di Indonesia
Pesawat Angkut A400M...
Pesawat Angkut A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Raih Sertifikasi DOA,...
Raih Sertifikasi DOA, Drone Super Canggih Siap Dikomersialkan
Wakasau Pimpin Inspeksi...
Wakasau Pimpin Inspeksi Pengadaan 6 Jet Tempur T-50i di Korea
Hasan Nasbi soal Kabar...
Hasan Nasbi soal Kabar Pesawat Kepresidenan Ganti Warna Cat: Harus Cek Dulu Nih...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Rekomendasi
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Meksiko Libas Ekuador...
Meksiko Libas Ekuador 2-0, El Tricolor Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Infografis
Serupa tapi Tak Sama,...
Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Tes PCR Covid-19 dan Cacar Monyet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved