Santri Dinilai Punya Peranan Penting Bagi NKRI

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:58 WIB
loading...
Santri Dinilai Punya...
Sekretaris Jenderal DPP GP NasDem Mohammad Haerul Amri mengatakan santri memiliki peranan yang penting bagi NKRI. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Santri dinilai memiliki peranan yang penting bagi NKRI. Salah satunya, dalam konteks kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal DPP GP NasDem Mohammad Haerul Amri saat memimpin Apel Siaga DPP GP NasDem dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021 .

Kegiatan berlangsung di Kampus Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2021). Pria yang akrab disapa Gus Aam ini mengatakan santri mampu mengonsolidasikan diri sebagai kekuatan anak bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

KH Hasyim Asy'ari menjadi tokoh penting dalam gerakan itu. "Hal itu bisa dibuktikan dengan munculnya semangat resolusi jihad yang difatwakan dan digerakkan oleh KH Hasyim Asy'ari bersama para ulama, para kiai dan santri saat menghadapi pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, Jawa Timur," kata Gus Aam.

Baca juga: Sukmawati Pindah Agama Hindu Sudah Seizin Saudara dan Keluarga, Termasuk Megawati

Dia menjelaskan Garda Pemuda (GP) NasDem bersama para santri meneguhkan komitmen untuk bersatu mengawal Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari paham-paham lain yang bertentangan. Dia menambahkan GP NasDem dan para santri berupaya merestorasi dan merekatkan kembali semangat nasionalisme.

Semangat itu mesti ditempatkan dalam nilai-nilai keagamaan sebagai ruhnya. "KH Hasyim Asy'ari menyampaikan agama dan nasionalisme adalah dua kutub yang tidak berseberangan. Nasionalisme adalah bagian dari agama dan keduanya saling menguatkan," kata Gus Aam dalam pidatonya yang merupakan amanat dari Ketua Umum DPP GP NasDem Prananda Surya Paloh.

Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pemuda dan Olahraga itu pun mengingatkan resolusi jihad difatwakan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober. Oleh karena itu, setiap tahunnya Hari Santri Nasional diperingati pada tanggal 22 Oktober.

Baca: Tepat di Usia 70 Tahun Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu

"Hingga hari ini, ulama, kiai, dan para santri merupakan komponen bangsa yang sangat konsisten menjaga dan mempertahankan keutuhan Pancasila dan NKRI," ujar Gus Aam.

Sementara itu, Ketua Bidang Agama dan Kebhinekaan DPP GP NasDem Chepy Aprianto menambahkan NasDem sebagai partai politik bersama para santri bersatu mengawal Pancasila tanpa ada anasir-anasir atau paham-paham lain yang bertentangan dalam NKRI. "Garda Pemuda NasDem bersama para santri akan jadi garda terdepan penjaga NKRI dan ulama," ungkapnya.

Dia mengatakan untuk mencegah adanya paham ekstrim, GP NasDem akan mengonsolidasikan dan mengajak para santri, ulama, serta kiai untuk mengawal hakikat kebangsaan Indonesia. "Sejauh ini banyak sekali rongrongan yang mengancam kebhinekaan Indonesia. Saya pikir, kalau tidak ada kolaborasi, tidak ada bahu membahu antara santri, partai politik, para pemuda dan ulama, maka hal itu (paham ekstrim) akan sulit dibendung," papar Chepy.

Pada kegiatan Apel Siaga Hari Santri Nasional 2021 yang melibatkan ratusan santri itu, Chepy juga menekankan bahwa agama dan nasionalisme adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. "Tentu NasDem ingin mengolaborasikan dan menyatu bersama para santri guna menjaga kedaulatan dan keutuhan ideologi bangsa," imbuhnya.

Maka itu, lanjut Chepy, GP NasDem meneguhkan hati atas kecintaan kepada Pancasila dan senantiasa menjadi yang terdepan dalam mengawal kebhinekaan. Apel Siaga Hari Santri Nasional yang digelar oleh Dewan Pimpunan Pusat GP NasDem itu tetap menjaga protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, dengan antara lain mengenakan masker, kaca penutup wajah dan melakukan jaga jarak. Hadir pula dalam Apel Siaga Hari Santri Nasional 2021 ini antara lain Gubernur ABN Partai NasDem Mayjen TNI (Purn) IGK Manila.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Bareskrim Polri Tetapkan...
Bareskrim Polri Tetapkan Ustaz Syekh Ahmad Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Santri
Momen Ketua Komisi XIII...
Momen Ketua Komisi XIII DPR Singgung Isu Merger Gerindra-Nasdem
PP Tunas Berlaku, Kemenag:...
PP Tunas Berlaku, Kemenag: Momentum Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
Sukseskan PP Tunas,...
Sukseskan PP Tunas, Kemenag Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Rekomendasi
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved