Tak Bisa Ditawar Lagi, Golkar: Fardu Ain Dukung Airlangga Capres 2024

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 04:01 WIB
loading...
Tak Bisa Ditawar Lagi,...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Golkar sudah mantap 100 persen mengajukan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai satu-satunya calon presiden pada Pilpres 2024. Ini merupakan keputusan tertinggi yang telah ditetapkan partai melalui Musyawarah Nasional Golkar pada 2019 lalu.

“Kita berdoa dan memohon, bahwa ketua umum fardu ain, wajib maju sebagai calon presiden pada pilpres 2024. Kenapa saya bilang fardu ain, karena demi menyelamatkan Partai Golkar,” kata Sekretaris DPD I Partai Golkar Basri Baco pada webinar bertajuk ‘Peran Partai Golkar Menuju Sukses Pemilu 2024’ yang diselenggarakan DPD Golkar DKI, Jumat 22 Oktober 2021. Baca juga: Target Menang Pilpres, Airlangga Kirim Sinyal ke Prabowo dan Puan

Menurut Basri, dukungan semua elemen Partai Golkar untuk mendukung Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024 adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Termasuk tanggung jawab untuk memenangkan Pemilu 2024 sudah menjadi keharusan semua elemen, termasuk ormas dan sayap partai.

“Kalau kita tidak punya calon presiden dari kader sendiri, atau calon wakil presiden dari kader sendiri pada 2024, kita ngekor lagi dengan calon lain, maka saya khawatir Golkar tidak bisa bertahan lama. Itulah kenapa saya bilang fardu ain, karena demi menyelamatkan partai ini,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta tersebut.

Dia menyakini, jika ketua umum Golkar maju pada Pilpres 2024, maka akan berdampak signifikan pada electoral atau mendapatkan coattail effect, termasuk hasil pemilu legislatif juga akan terdongkrak. Artinya, hasil pileg itu akan menjadi dasar untuk pilkada 2024.

Dalam webinar tersebut, Basri juga menyinggung keinginanya untuk memiliki calon Gubernur DKI Jakarta dari kader Golkar. “Jadi kalau kita mau punya Gubernur DKI, berjuangnya di pileg. Bila ingin menang besar di pileg, tergantung kita dan harus punya calon presiden atau calon wakil presiden pada 2024. Kalau tidak, berat bagi kita semua,” terangnya.

Makanya, lanjut dia, DPD DKI harus bersatu padu untuk menyukseskan sejumlah agenda besar pada 2024 yakni, Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif yang akan dilaksanakan pada Rabu (28/2/2024) dan Pilkada Serentak, Rabu 27 November 2024.

“Kita rindu ingin punya gubernur DKI atau wakil gubernur dari Golkar, sudah 20 tahun. Dan kesempatannya sudah ada terbuka untuk 2024, tergantung kita mau atau tidak. Dan kita tidak punya pilihan untuk mundur. Kita harus berjuang untuk mendapatkan itu. Kalau tidak, maka saya khawatir Golkar akan menjadi pajangan,” tegas Basri.

Sementara, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Deti Kurniawati mengungkapkan, parpol peserta Pemilu 2024 harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Pasalnya, pada Pemilu 2024 nanti, boleh jadi ada hal-hal baru dalam tahapan pelaksanaannya. Terutama penggunaan teknologi yang boleh jadi akan menjadi ketentuan utama.

Pengarusutamaan tekhnologi terjadi karena Pandemi Covid-19 yang tak bisa diprediksi. Sehingga, untuk melindungi diri dan meminimalisasi berkumpulnya orang banyak pada satu tempat dan waktu yang bersamaan, tekhnologi menjadi jawabannya. Pengumpulan massa dalam jumlah besar kemungkinan akan terus diperketat. Termasuk juga model penghitungan suara yang mengandalkan aplikasi Sirekap.

Karenanya, partai politik peserta Pemilu harus makin beradaptasi dengan kemungkinan perubahan regulasi. Baca juga: Menko Airlangga Ungkap 2 Tahun Kinerja Positif Pemerintahan Jokowi-Maruf

"Jika nanti pada pelaksanaan maka tidak menutup kemungkinan ada hal-hal baru dalam penyelenggaraan pemilu 2024. Karena kemarin pada saat Pilkada serentak, Sirekap hanya sebagai pendukung, bisa jadi pada pelaksanaan 2024 nanti Sirekap ini menjadi hal yang utama dlm pelaksanaan pemilihan," katanya.

Dia mengatakan, bila itu terjadi, maka tak ada pilihan lain bagi partai politik peserta Pemilu selain beradaptasi. Partai politik harus menyiapkan diri dan beradaptasi agar bisa memenangkan Pemilu. Termasuk pemilihan di Jakarta. "Kemungkinan menggunakan teknologi ini yang harus disiapkan oleh Parpol," pesannya.

Untuk diketahui, webinar yang diselenggarakan Partai Golkar hari ini merupakan rangkaian dari penyelenggaraan HUT Partai Golkar yang ke 57. Sebelumnya, partai berlambang pohon beringin itu juga menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal kepada masyarakat Jakarta.

Kegiatan vaksinasi itu merupakan bentuk dukungan Partai Golkar kepada pemerintah DKI yang berupaya mencapai target vaksinasi total seluruh warga Jakarta dan mencapai herd imunity.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Berita Terkini
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Kejari Jaksel Ungkap...
Kejari Jaksel Ungkap Alasan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved