Pembangunan RS di Palestina, JK: Indonesia Perlu Diplomasi Tangan di Atas
Selasa, 19 Oktober 2021 - 17:56 WIB
loading...
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyebut Indonesia perlu sistem diplomasi tangan di atas, terkait pembangunan RSIH di Palestina. Foto/Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyebut Indonesia perlu menggunakan sistem diplomasi tangan di atas. Hal ini terkait pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH) di Palestina .
Baca juga: MUI Terima Donasi Rp1 Miliar dari DMI untuk Pembangunan RSIH di Palestina
"Kita perlu membuat sistem diplomasi tangan di atas, jadi Indonesia tidak selalu G20, masa tangan di bawah terus minta bantuan, sumbangan, beasiswa. Sudah waktunya kita ini diplomasi tangan di atas," kata JK di Kantor MUI Jakarta, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Kembalinya Warga Palestina ke Tanah Mereka adalah Kunci Penyelesaian Konflik dengan Israel
Menurut JK, aspirasi ini sejalan dengan penyaluran donasi DMI kepada MUI untuk pembangunan RSIH di Palestina sebesar Rp1 miliar.
Ia pun mengatakan, Indonesia tidak boleh kalah dengan negara lain. Di mana kantor Perdana Menteri (PM) Palestina, di Ramallah, yang justru merupakan sumbangan dari pemerintah Malaysia.
JK menyampaikan, penyerahan donasi ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat sekaligus menyalurkan amal jariyah dari para penyumbang. "Beberapa waktu lalu kita mengumpulkan dana untuk Palestina, tapi saya kita pikir bahwa lebih baik kita sumbang," ujarnya.
Baca juga: MUI Terima Donasi Rp1 Miliar dari DMI untuk Pembangunan RSIH di Palestina
"Kita perlu membuat sistem diplomasi tangan di atas, jadi Indonesia tidak selalu G20, masa tangan di bawah terus minta bantuan, sumbangan, beasiswa. Sudah waktunya kita ini diplomasi tangan di atas," kata JK di Kantor MUI Jakarta, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Kembalinya Warga Palestina ke Tanah Mereka adalah Kunci Penyelesaian Konflik dengan Israel
Menurut JK, aspirasi ini sejalan dengan penyaluran donasi DMI kepada MUI untuk pembangunan RSIH di Palestina sebesar Rp1 miliar.
Ia pun mengatakan, Indonesia tidak boleh kalah dengan negara lain. Di mana kantor Perdana Menteri (PM) Palestina, di Ramallah, yang justru merupakan sumbangan dari pemerintah Malaysia.
JK menyampaikan, penyerahan donasi ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat sekaligus menyalurkan amal jariyah dari para penyumbang. "Beberapa waktu lalu kita mengumpulkan dana untuk Palestina, tapi saya kita pikir bahwa lebih baik kita sumbang," ujarnya.
Lihat Juga :