DPR: Masyarakat Harus Ingat, Libur Panjang Selalu Munculkan Klaster Baru Covid-19
Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Karena, kata dia, libur panjang selalu membuat kasus Covid-19 meningkat. "Jadi ini saya kira harus jadi perhatian serius buat warga dan pemerintah, bahwa kita harus hati-hati, kita harus waspada, jangan sampai yang sudah kita perjuangkan bersama menjadi naik kembali," katanya.
Dia pun memberikan contoh Negara India yang kembali mengalami peningkatan kasus Covid-19 setelah melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat, termasuk memperbolehkan acara keagamaan digelar. Menurut dia, apa yang dialami India itu perlu menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Dia pun menyarankan agar cuti bersama akhir tahun ditiadakan atau diundur. Atau memberikan cuti bersama ke masyarakat tidak secara bersamaan. "Yang penting kita harus menghindarkan warga berkerumun, menghindarkan pergerakan masyarakat dari satu kota ke kota lain secara bersamaan, ini sangat bahaya," kata Rahmad.
Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan juga menilai akhir tahun menjadi masa paling krusial. "Karena di akhir tahun biasanya terjadi mobilitas penduduk yang sangat tinggi dan mobilitas penduduk berhubungan erat dengan transmisi Covid-19," ujar Iwan.
Iwan pun setuju dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan Covid-19 di Indonesia akan berstatus endemi bila bisa melewati akhir tahun dengan baik. Namun, kata Iwan, dengan syarat tidak ada varian baru yang lebih menular. "PPKM terbukti efektif untuk mengedalikan pandemi Covid-19 di Indonesia. PPKM akan terus diperpanjang sampai dengan Covid-19 menjadi endemik," ucapnya.
Dia pun memberikan contoh Negara India yang kembali mengalami peningkatan kasus Covid-19 setelah melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat, termasuk memperbolehkan acara keagamaan digelar. Menurut dia, apa yang dialami India itu perlu menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Dia pun menyarankan agar cuti bersama akhir tahun ditiadakan atau diundur. Atau memberikan cuti bersama ke masyarakat tidak secara bersamaan. "Yang penting kita harus menghindarkan warga berkerumun, menghindarkan pergerakan masyarakat dari satu kota ke kota lain secara bersamaan, ini sangat bahaya," kata Rahmad.
Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan juga menilai akhir tahun menjadi masa paling krusial. "Karena di akhir tahun biasanya terjadi mobilitas penduduk yang sangat tinggi dan mobilitas penduduk berhubungan erat dengan transmisi Covid-19," ujar Iwan.
Iwan pun setuju dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan Covid-19 di Indonesia akan berstatus endemi bila bisa melewati akhir tahun dengan baik. Namun, kata Iwan, dengan syarat tidak ada varian baru yang lebih menular. "PPKM terbukti efektif untuk mengedalikan pandemi Covid-19 di Indonesia. PPKM akan terus diperpanjang sampai dengan Covid-19 menjadi endemik," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :