Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan

Minggu, 17 Oktober 2021 - 06:15 WIB
loading...
Tiga Poros di Pilpres...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tiga poros dalam peta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ( Pilpres ) 2024 dinilai rasional dan sangat memungkinkan. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin pun membeberkan alasannya.

“Pertama, karena jika hanya dua poros, maka polarisasi atau pertarungan keras akan terjadi,” ujar Ujang kepada SINDOnews, Minggu (17/10/2021).

Dia menambahkan, rakyat bisa terpecah lagi hanya gara-gara pilpres yang hanya diikuti oleh dua pasangan calon. “Kedua, perlu poros ketiga, atau poros alternatif. Selain agar rakyat banyak diberikan pilihan figur capres dan cawapres, juga agar pertarungan di pilpres tidak terlalu keras, ada poros pemecah ombak atau gelombang,” kata Ujang.

Baca juga: Ingin Ada 3 Poros di Pilpres 2024, PPP Buka Peluang Koalisi dengan Tiga Partai Ini

Ujang menilai desain Pilpres 2024 akan menarik dan rasional jika bisa diikuti tiga poros . Namun, kata dia, poros ketiga harus mencari figur yang memiliki elektabilitas tinggi, agar kemungkinan menangnya besar.

“Jangan juga memaksakan mencalonkan ketumnya masing-masing, padahal elektabilitasnya tak menjual. Jadi, poros ketiga itu sangat mungkin. Entah poros gabungan nasionalis-Islam atau poros partai-partai Islam,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi menginginkan hadirnya tiga poros dalam peta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 . Oleh karena itu, partainya sejak dini membuka peluang untuk berkoalisi dengan sejumlah partai politik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved