Lewat Diplomasi Islam, Indonesia Dinilai Berpotensi Bangun Peradaban Dunia

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:11 WIB
loading...
A A A
Diakuinya, tipologi Islam yang ramah dan penuh rahmat itu dikuatkan dengan besarnya populasi Muslim Indonesia. Fakta tersebut bisa bersinergi dan saling menguatkan untuk membangun Indonesia sebagai puisat peradaban dunia Islam.

"Potensi tersebut riil, jadi cita-cita untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia pun sama sekali bukan wishful thinking," ucapnya.

Khairul menunjukkan data terbaru yang memungkinkan dunia Islam di masa depan bisa menjadi pemimpin peradaban dunia. Ia merujuk hasil penelitian terbaru dari Pew Research Center yang berbasis di AS, yang menyatakan Islam adalah satu-satunya agama yang tumbuh lebih cepat dari populasi dunia, dan diprediksi akan menjadi agama terbesar di dunia pada 2070.

Penelitian Pew Research Center itu menganalisis perubahan demografis di antara agama-agama besar dunia, dan menemukan bahwa populasi Muslim dunia akan tumbuh 73 persen antara 2010 hingga 2050. Hal itu jauh lebih cepat dibandingkan dengan 35 persen untuk Kristen, agama dengan pertumbuhan tercepat berikutnya.

"Jadi, dengan modal dasar kuat yang dimiliki Indonesia berupa tipologi Islam yang ramah plus populasi Muslim terbesar, bila berhasil disinergikan dengan kecenderungan perubahan populasi keberagamaan dunia, hasilnya akan sangat dahsyat dan positif bagi Indonesia," jelas Khairul.

Karenanya, ia yakin bila Indonesia khususnya melalui UIII mampu memainkan peran yang cerdik dan cantik, stereotype lama yang mengedepankan Timur Tengah dan Islam 'keras' sebagai wajah Islam dunia itu bisa berubah.

"Wajah Dunia Islam pun bisa berubah menjadi wajah Islam yang ramah, yang rahmatan lil alamin," tutupnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved