Demokrat Sebut Yusril Ngeles Terus saat Ditantang Debat Face to Face

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 08:35 WIB
loading...
Demokrat Sebut Yusril...
Hinca Pandjaitan menyebut Yusril Ihza Mahendra menghindari debat langsung dengan Partai Demokrat soal AD/ART dengan mengajukan judicial review. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Langkah Yusril Ihza Mahendra mengajukan gugatan judicial review dianggap Partai Demokrat menunjukkan adanya ketakutan. Padahal Partai Demokrat siap meladeni Yusril Ihza Mahendra dalam debat face to face terkait AD/ART.

"Ya (siap meladeni dan tidak takut), buktinya apa yang dilakukannya kami hadapi," ujar Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di Gedung AHU Kemenkumham Jakarta Selatan, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Demokrat AHY Serahkan 44 Bukti dan Ratusan Dokumen ke Kemenkumham

Menurut Hinca, justru Yusril tidak berani menghadapi Partai Demokrat secara terang-terangan. Dengan mengajukan uji materi AD/ART Partai Demokrat secara diam-diam tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Bahkan dia yang secara sengaja mencari panggung, yang kami gak diikutkan, yaitu melakukan judicial review tanpa mengajak kami, kalau betul dia mengajak kami berdebat, ya gugat juga dong secara pihak di situ, baru keren. Nah artinya siapa yang gak mau tampil atau berhadap-hadapan, menurut saya Yusril," terang Hinca Pandjaitan.

Malahan Hinca merasa Yusril Ihza Mahendra selalu menghindar apabila diajak bertemu untuk berdebat face to face soal uji materi AD/ART Partai Demokrat.

'Karena dia menggugat judisial review gak mengikutkan kita. Coba mengikutkan kita, kan kita hadapi. Karena itu kalau ada tuduhan misalnya nggak mau face to face, lah justru ini saya mau buktikan, beliau yang menghindar terus," kata Hinca.

Baca juga: Kuasa Hukum Demokrat Ungkap Jhonny Allen Marbun Ingin Kembali ke AHY

Bagi Hinca, sikap Yusril yang seperti itu menandakan bahwa sebenarnya Yusril tidak memiliki argumen kuat untuk dalam pengajuan judicial review.

"Kalau mau dia, kami ingin berdebat dengan dia, jadikan kami para pihaknya di judicial review. Sebab dia tahu gak ada ruang di situ, aka dia bawa ke situ. Itu kan secara sengaja supaya kami tidak ikut dalam pertempuran itu. Nah kami sekarang sedang berusaha untuk ikut bertempur, dia yang menghindar. Kalau kami hit, dia yang run, kan gitu," pungkas Hinca.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Nobar Film Pesta Babi...
Nobar Film Pesta Babi di Ciputat, Panitia Terima Pesan Misterius dari Kontak Anonim
Rekomendasi
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Berita Terkini
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved