Gandeng PCNU Banyuwangi, Panglima TNI dan Kapolri Kejar Target 70% Vaksinasi

Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:34 WIB
loading...
A A A
"Oleh karena itu saya titip juga Pemda, official dan atlet yang kembali pasca PON laksanakan prokes bagaimana dilaksanakan karantina, dites, di-PCR lagi. Sehingga dipastikan masyarakat dan official serta atlet dipastikan negatif. Sehingga kemudian bisa berinteraksi lagi dengan masyarakat," papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan juga untuk melakukan kesiapan ataupun upaya untuk menghadapi beberapa event-event internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa langsung Puskesmas di Banyuwangi, secara virtual. Dalam interaksinya itu, Sigit berharap sinergitas TNI, Polri, dan seluruh pihak untuk terus dipertahankan ke depannya.

"Pesan kami walaupun kegiatan vaksinasi rata-rata di atas 58 persen namun prokes tetap dilaksanakan. Sehingga pencapaian tetap 100 persen dan angka Covid-19 bisa dikendalikan. Karena apa sebentar lagi kita menghadapi hari-hari besar, libur panjang. Sehingga tentunya ini resisten akan ada peningkatan kalau kita tidak jaga. Tapi sekali lagi terima kasih atas seluruh kerja keras dari rekan-rekan TNI, Polri Dinkes kecamatan dan relawan yang terus berjuang. Sehingga sampai saat ini laju Covid-19, khususnya di Banyuwangi bisa tertangani dengan baik," tutur Sigit.

Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan inisiasi TNI-Polri dan PCNU Banyuwangi yang dilaksanakan secara serentak di 45 titik yaitu RSNU Mangir Banyuwangi dan 25 kecamatan di Kabupaten, Banyuwangi.

Lokasi utama pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi ini adalah RSNU Mangir Banyuwangi, sedangkan 25 kecamatan melaksanakan di masing-masing Puskesmas. Baca juga: Kapolri Tekankan TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi

Total target vaksinasi sebanyak 16.000 dosis suntikan. Dengan rincian, 1.500 dosis untuk RSNU Mangir dan 14.500 dosis untuk 25 kecamatan.
(kri)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1927 seconds (11.252#12.26)