Umrah Kembali Dibuka, Kemenag Integrasikan Aplikasi PeduliLindungi dan Siskopatuh

Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:10 WIB
loading...
Umrah Kembali Dibuka,...
Kemenag dan Kemenkes menindaklanjuti pembukaan umrah dengan melakukan integrasi aplikasi PeduliLindungi dan Siskopatuh. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali pelaksanaan ibadah umrah bagi jamaah asal Indonesia. Sebagai tindak lanjut, Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah melakukan integrasi aplikasi PeduliLindungi dan Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh).

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Nur Arifin menyampaikan, data Siskopatuh berisi informasi tentang penyelenggaraan ibadah umrah. Antara lain mencakup nama jamaah, tanggal lahir, nomor paspor, PPIU, dan paket layanan umrah. Sedangkan data PeduliLindungi mencakup data kesehatan, khususnya vaksin dan hasil PCR.

"Saudi membutuhkan data jamaah umrah, baik yang terkait kesehatan maupun pemaketan layanan umrah. Sehingga perlu ada upaya integrasi data dalam PeduliLindungi dan Siskopatuh," kata Nur Arifin dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Jamaah Umrah RI Dijadwalkan Tiba di Jeddah 5 November 2021

Menurutnya, kedua sistem aplikasi tersebut masih dalam proses integrasi agar bisa ditampilkan saat diakses melalui QR Code.

Kasubdit Sihdu Hasan Affandi menambahkan, setidaknya ada tiga opsi terkait skema penggunaan QR Code. Pertama, QR Code PeduliLindungi dicetak lalu ditempel di kartu umrah. "Model ini digunakan oleh jamaah asal Nigeria. Kendalanya, ada potensi salah tempel QR Code jamaah. Jika itu terjadi, maka data yang muncul akan berbeda dengan dokumen jamaah," katanya.

Kedua, QR Code Siskopatuh ditempel di kartu vaksin jamaah yang telah dicetak. "Pada opsi ini, jamaah harus mencetak kartu vaksin. Model ini digunakan jamaah asal Qatar dan Bangladesh," katanya.

Baca juga: Umrah Dibolehkan, Kemenag Ingatkan Jamaah Waspada Biro Travel Nakal

Lalu pada opsi ketiga, pemerintah Indonesia menyiapkan QR Code tunggal di kartu umrah. "QR Code itu akan menampilkan data kesehatan sekaligus data layanan umrah jamaah," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Rekomendasi
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved